Film Cek Khodam Angkat Fenomena Viral, Saat Manusia Lebih Takut Tanggal Tua daripada Hantu
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Fenomena konten “cek khodam” yang sempat ramai di media sosial kini hadir ke layar lebar melalui film horor komedi Cek Khodam garapan Dee Company. Film berdurasi 110 menit ini menawarkan cerita satir tentang kondisi manusia modern yang justru lebih takut persoalan ekonomi ketimbang dunia gaib.
Premis film berangkat dari tiga sahabat, Sakti, Wira, dan Bima, yang membuat konten hiburan bertema cek khodam. Tanpa mereka sadari, aksi mereka membuat Angka Ketakutan Manusia (AKM) terhadap makhluk gaib terus menurun.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran dunia supranatural. Demi mengembalikan wibawa para makhluk gaib, Panglima Khodam turun langsung ke dunia manusia untuk meningkatkan kembali rasa takut masyarakat.
Namun, misi itu justru berujung kacau. Semakin keras para khodam berusaha menakut-nakuti manusia, semakin banyak kekacauan yang terjadi. Memunculkan berbagai situasi komedi yang menjadi kekuatan utama film ini.
Film ini disutradarai Jeropoint, yang juga menulis naskah bersama Sandikagusti dan Shintapuji. Sementara posisi produser dipegang Dheeraj Kalwani.
Deretan pemain yang terlibat antara lain Jirayut sebagai Sakti, Saputra Kori, Benidictus Siregar, Kak Gem, Tante Lala, Angie Williams, Fahira Almira. Selain itu ada Roewina Umboh, Fanny Fadillah, Adi Sudirja, Ence Bagus, Sadana Agung, Cetul Leatherart, hingga Mikayla Sofia.
Dengan memadukan horor dan komedi, Cek Khodam mencoba menyajikan hiburan yang dekat dengan keseharian masyarakat. Alih-alih menampilkan hantu sebagai sosok yang menakutkan, film ini justru menyindir realitas. Bahwa banyak orang kini lebih cemas menghadapi dompet kosong, cicilan, dan akhir bulan daripada bertemu makhluk gaib.
Lewat pendekatan tersebut, Cek Khodam menghadirkan cerita ringan yang menggabungkan budaya populer media sosial. Tentu dengan unsur komedi dan horor dalam satu sajian yang menghibur.
Sementara itu, film ini sudah resmi tayang di bioskop-bioskop Indonesia, termasuk di Balikpapan.***
Penulis: Donny M.
Sumber: IMDB, XXI
Editor: Donny
BACA JUGA
