Tangkal Penyalahgunaan Narkoba, Pemkot Balikpapan Tegaskan Keluarga Jadi Benteng Utama

Wakil Wali Kota Balikpapan. Bagus Susetyo. (Foto: Samsul/Inibalikpapan)

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Peran keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat dinilai menjadi benteng terdepan dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

Pesan itu disampaikan dalam momentum Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang berlangsung sejak akhir Juni, ketika Pemerintah Kota Balikpapan kembali mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi untuk mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dari lingkungan terkecil.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan upaya pencegahan harus dimulai dari keluarga. Menurutnya, perhatian orang tua, pendidikan di sekolah, serta kepedulian masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2026 mengingatkan kita bahwa pencegahan narkotika dimulai dari keluarga, lingkungan, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Bagus.

Ia menilai keberhasilan memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari orang tua, guru, tokoh masyarakat hingga kalangan pemuda.

Menurutnya, membangun kesadaran bersama jauh lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan tindakan hukum terhadap pelaku peredaran narkotika.

“Pencegahan harus menjadi gerakan bersama. Ketika keluarga, sekolah, dan masyarakat saling menguatkan, ruang gerak peredaran narkoba akan semakin sempit,” katanya.

Semangat Kolaborasi Digaungkan

Dalam kesempatan tersebut, Bagus juga mengapresiasi keberhasilan Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, Kepolisian Republik Indonesia, serta seluruh pihak yang berhasil menggagalkan penyelundupan 3,37 ton kuncup bunga ganja. Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika berskala besar.

Ia berharap semangat kolaborasi itu tidak hanya berhenti pada penindakan, tetapi juga diperkuat melalui edukasi, sosialisasi, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

Pemerintah Kota Balikpapan, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai program pencegahan dan pemberantasan narkotika melalui kerja sama dengan instansi terkait, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas narkoba.

Bagus menegaskan penyelamatan generasi muda merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Karena itu, momentum HANI 2026 diharapkan mampu memperkuat kepedulian seluruh masyarakat terhadap ancaman narkotika.

“Penyelamatan generasi muda adalah investasi bagi masa depan bangsa. Karena itu, mari kita jadikan HANI 2026 sebagai momentum memperkuat kepedulian, meningkatkan kewaspadaan, dan memperkokoh semangat gotong royong untuk melindungi anak-anak kita dari bahaya narkotika,” tutupnya.***

Penulis: Samsul
Editor: Donny M.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses