Pelaku dan barang bukti yang diamankan

Gasak 27 Tabung Gas 3 Kg dan 24 Botol Migor, SN Diamankan

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Polsek Balikpapan Barat mengamankan SN warga Jalan Sepakat karena menggasak 27 tabung gas ukuran 3 kg dan 24 botol minyak goreng (migor)

Kapolsek Balikpapan Barat Kompol Djoko Purwanto mengatakan, dalam kasus tersebut pelakunya sebenarnya dua orang. Namun saat ini yang terangkap baru SN dan RS masih DPO.

“Yang RS masih DPO (daftar pencarian orang) dan juga beberapa di Polsek lain ada pencurian juga sama DPO,” ujarnya dalam konfrensi pers

Adapun tabung gas dan migor yang dicuri yakni  di Toko Sinar Wajo di Jalan Kilat Alfallah RT 30 No 57 Kelurahan Baru Ilir.  Kejadinnya pada 4 Oktober pada pekan kemarin.

“Kejadiannya pada hari Selasa tanggal 4 Oktober 2022 kurang lebih pukul 01.00 WITA,” ujar Djoko Purwanto dalam konfrensi pers

Awalnya kedua tersangka tersebut, berkeliling kemudian melihat Toko Sinar Wajo masih terbuka. Kemudian RS masuk dan mengambil tabung dan migor untuk kemudian dibawa kabur.

Namun karena jumlah tabung gas ukuran 3 kg banyak sehingga kedua beberapa kali harus bolak-balik. “Mereka mengangkut satu kali sembilan tabung, mungkin tiga kali bolak balik,” ujarnya.

Pemilik toko yang mengetahui ada barang jualannya hilang, kemudian mengecek CCTV dan melihat dua orang yang mencuri di tokonya. Pemilik toko kemudian melapor ke Polsek Balikpapan Barat,.

“Setelah pemilik toko mengecek barangnya, ada kekurangan. Lalu mengecek CCTV. Setelah mengecek CCTV ternyata ada dua orang yang masuk di toko tersebut tanpa izin dan mengambil tabung gas dan migor,” ujarnya

Sementara barang bukti yang diamankan yakni 10 tabung gas ukuran 3 kg, dan 12 botol migor. “Tabung gas memang asda yang sempat dijual dengan harga Rp 100 ribu per tabung,” ujarnya

Baca juga ini :  Pasar Pandansari Tertib, Kriminalitas Berkurang

Kata dia, saat ini yang melapor baru satu orang. Kemungkin bisa bertambah. Karena RS salah satu tersangka yang masih DPO juga kerap melakukan pencurian di daerah lain.

“Sementara yang di laporlan satu lokasi yang di curi, mungkin bisa berkembang. Kemungkinan TPK nya bisa bertambah, kita masih menunggu,” ujarnya

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.