Soroti Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar, Hetifah Dorong Pertandingan Ulang Demi Keadilan

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. Foto: dok/vel / DPR
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. Foto: dok/vel / DPR

JAKARTA, Inibalikpapan.com — Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyoroti polemik dalam pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Ia menegaskan bahwa kegiatan yang melibatkan pelajar harus menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, dan sportivitas.

Menurut Hetifah, tingginya antusiasme peserta mencerminkan besarnya minat generasi muda terhadap pemahaman nilai-nilai kebangsaan yang diusung MPR RI. Karena itu, ia menilai seluruh tahapan lomba, mulai dari teknis hingga penilaian, wajib dilakukan secara profesional dan akuntabel.

“Anak-anak sudah mempersiapkan diri dengan sangat serius. Mereka datang membawa semangat belajar dan kompetisi yang sehat. Karena itu, proses lomba juga harus benar-benar memberi rasa keadilan bagi seluruh peserta,” ujar Hetifah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Dorong Evaluasi Menyeluruh dan Opsi Lomba Ulang

Sebagai anggota MPR RI, Hetifah mendorong evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan lomba di Kalimantan Barat. Ia bahkan membuka opsi pertandingan ulang guna menjaga objektivitas hasil dan memulihkan kepercayaan publik.

Langkah tersebut dinilai penting agar kredibilitas kegiatan tetap terjaga, terutama karena LCC Empat Pilar merupakan program strategis dalam menanamkan nilai demokrasi, kebangsaan, dan konstitusi kepada pelajar.

Permintaan Maaf untuk Peserta, Khususnya SMAN 1 Pontianak

Dalam pernyataannya, Hetifah juga menyampaikan permohonan maaf kepada peserta yang merasa dirugikan, khususnya siswa dari SMAN 1 Pontianak. Ia berharap polemik ini tidak mematahkan semangat pelajar untuk terus aktif dalam kegiatan edukatif.

“Kita tidak ingin kejadian ini mengurangi antusiasme anak-anak terhadap kegiatan positif yang menjadi ruang pembelajaran nilai demokrasi dan kompetisi sehat,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Momentum Perbaikan Tata Kelola

Hetifah menilai polemik ini harus dijadikan momentum evaluasi bersama. Ia menekankan pentingnya peningkatan kesiapan panitia, sistem penjurian yang objektif, serta mekanisme pengawasan yang lebih kuat.

Dengan pembenahan tersebut, ia optimistis MPR RI dapat menjaga kualitas LCC Empat Pilar sebagai wadah edukatif yang kredibel dan membanggakan bagi pelajar di seluruh Indonesia. / DPR

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses