Kadiskop UMKM Balikpapan Desak Pelaku Usaha Buka-Bukaan di Sensus Ekonomi 2026
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Langkah strategis memetakan kekuatan finansial dan struktur bisnis nasional resmi digulirkan melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Di Kota Balikpapan, komitmen menyukseskan agenda masif ini ditegaskan oleh jajaran birokrasi, khususnya dalam mengawal partisipasi aktif dari sektor koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), hingga kluster industri manufaktur.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma, mengingatkan bahwa sensus ini merupakan instrumen krusial negara untuk memotret peta riil dunia usaha, bukan sekadar agenda administratif rutin di atas kertas.
Heruressandy: Kebijakan Negara Jangan Pakai Ilmu Kira-Kira!
Menurut Heruressandy, akurasi data yang disetorkan oleh para pelaku usaha lokal akan menentukan arah kebijakan ekonomi makro maupun program stimulus modal dari pemerintah pusat selama satu dekade ke depan. Oleh karena itu, kejujuran responden menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.
“Saya mengajak dan mengimbau dengan sangat seluruh pelaku usaha di sektor koperasi, UMKM, dan industri di Balikpapan untuk menerima petugas sensus dengan tangan terbuka. Berikan data yang sebenar-benarnya, lengkap, dan jujur! Pembangunan ekonomi itu tidak bisa dijalankan hanya berdasarkan perkiraan atau ilmu kira-kira. Kita butuh data valid agar kebijakan menyentuh kebutuhan nyata di lapangan,” tegas Heruressandy, Sabtu (23/5/2026).
Sektor UMKM dan industri kecil menengah (IKM) selama ini terbukti menjadi tameng sekaligus mesin utama penopang ekonomi Kota Minyak. Di tengah disrupsi pasar global dan pergeseran tren digital, pemerintah membutuhkan basis data mutakhir agar program pemberdayaan—seperti perluasan akses pembiayaan bank dan peningkatan daya saing komoditas lokal—tidak salah sasaran.
Warga Diimbau Tak Takut Ditagih Pajak
Menyikapi adanya kekhawatiran klasik di tingkat akar rumput bahwa data sensus akan disalahgunakan untuk penarikan instrumen pajak secara agresif, Heruressandy menepis kabar burung tersebut.
Pemerintah menjamin penuh bahwa seluruh informasi finansial dan operasional yang diberikan oleh responden dilindungi oleh undang-undang dan dijaga kerahasiaannya secara ketat. Warga diminta tidak ragu menyambut petugas sensus resmi yang dibekali tanda pengenal khusus dan surat tugas dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Melalui momentum nasional bertajuk “Sensus Ekonomi 2026, Mencatat Ekonomi Indonesia” ini, Balikpapan sebagai beranda utama Ibu Kota Nusantara (IKN) ditargetkan mampu menyajikan data komparatif ekonomi yang kuat demi menggaet investor global secara masif.
BACA JUGA
