Khotaman dan Imtihan 2026 Jadi Momentum Cetak Generasi Qurani di Balikpapan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti kegiatan Khotaman dan Imtihan 2026 yang digelar di Hotel Grand Tjokro Balikpapan, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan yang diikuti siswa-siswi SDIT Balikpapan Islamic School itu menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada generasi muda sejak usia dini.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh pendidikan, perwakilan Kementerian Agama, guru, orang tua murid, hingga jajaran Pemerintah Kota Balikpapan.
Dalam kesempatan itu, sambutan Pemerintah Kota Balikpapan disampaikan oleh Adwar Skenda Putra selaku Staf Ahli (Sahli) Bidang Pemerintahan Kota Balikpapan.
Adwar menegaskan bahwa kegiatan khotaman dan imtihan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari proses membangun karakter generasi muda yang berakhlak dan berlandaskan nilai spiritual.
Menurutnya, capaian para siswa dalam membaca, menghafal, serta memahami Al-Qur’an patut diapresiasi karena menjadi pondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
“Anak-anak hari ini tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga sedang dipersiapkan menjadi generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial,” ujar Adwar
Ia juga mengingatkan bahwa khotaman bukan akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pandangannya, pendidikan karakter dan pendidikan agama harus berjalan beriringan dengan penguasaan ilmu pengetahuan. Sebab, pembangunan kota tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan moral yang kuat.
Sumber Daya Manusia
Pemerintah Kota Balikpapan, lanjut Adwar, terus mendukung penguatan pendidikan berbasis nilai keagamaan sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia berkualitas menuju Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dalam bingkai Madinatul Iman.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang dinilai memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak-anak melalui pendidikan yang penuh kesabaran dan keikhlasan.
Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada para orang tua yang selama ini mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya dalam proses belajar Al-Qur’an.
“Keberhasilan anak-anak hari ini tentu tidak lepas dari doa, pengorbanan, dan kesabaran orang tua di rumah. Ini adalah hasil kerja bersama antara sekolah dan keluarga,” katanya.
Kegiatan khotaman dan imtihan ditutup dengan doa bersama serta penampilan para siswa yang menampilkan hafalan dan bacaan Al-Qur’an. Momen tersebut menjadi simbol harapan lahirnya generasi muda Balikpapan yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga kuat dalam nilai iman dan akhlak.***
BACA JUGA
