Komisi V DPR Minta CCTV Dipasang di Sekolah Rakyat, Soroti Fasilitas yang Dinilai Belum Aman

Sekolah Rakyat Terintegrasi 58 Samarinda (foto : Pemprov)
Sekolah Rakyat Terintegrasi 58 Samarinda (foto : Pemprov)

SEMARANG, Inibalikpapan.com – Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti meminta pemerintah segera memperkuat sistem pengawasan di Sekolah Rakyat, termasuk memasang CCTV di lingkungan sekolah berasrama tersebut. Selain itu, ia juga menyoroti sejumlah fasilitas yang dinilai masih berpotensi membahayakan keselamatan siswa.

Hal itu disampaikan Novita saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di Sekolah Rakyat, Jalan Kedungsari Raya, Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jumat (17/7/2026).

Menurut Novita, keberadaan CCTV menjadi kebutuhan penting untuk memastikan aktivitas para siswa tetap terpantau selama berada di lingkungan sekolah.

“Pentingnya CCTV itu supaya bisa memonitor anak-anak, sehingga tidak melakukan sesuatu yang tidak diharapkan. Karena tujuan mereka di sini adalah sekolah dan pendidikan,” ujar Novita, dikutip dari laman DPR.

Ia juga meminta kepala sekolah mengoptimalkan peran guru dalam melakukan pembinaan sekaligus pengawasan terhadap para siswa agar potensi pelanggaran disiplin maupun pergaulan yang tidak sesuai dapat dicegah sejak dini.

“Saya minta kepala sekolah bisa menempatkan guru-guru untuk memonitor anak-anak, sehingga hal-hal yang tidak diharapkan tidak terjadi. Sekolah ini harus benar-benar menjadi tempat pendidikan yang aman dan membentuk karakter,” tegasnya.

Soroti Tangga hingga Lantai yang Dinilai Kurang Aman

Selain menekankan pentingnya sistem pengawasan, Novita juga menemukan sejumlah fasilitas yang menurutnya masih membutuhkan penyempurnaan karena berkaitan langsung dengan keselamatan siswa.

Dalam peninjauan lapangan, ia menyoroti kondisi tangga, paving, jalan, hingga lantai yang dinilai belum memenuhi aspek keamanan, terutama bagi siswa yang tinggal di asrama.

“Ada tangga, paving, jalan, dan lantai yang menurut saya masih kurang baik. Saya berharap ini menjadi perhatian karena menyangkut faktor keselamatan anak-anak,” katanya.

Menurut Novita, Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang diharapkan mampu membuka akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Karena itu, sarana dan prasarana harus memenuhi standar keamanan dan kenyamanan agar proses belajar mengajar berjalan optimal.

Dukung Program Sekolah Rakyat Prabowo

Meski memberikan sejumlah catatan, Novita mengapresiasi program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai sekolah berasrama tersebut diharapkan menjadi tempat pembentukan karakter sekaligus mencetak generasi emas Indonesia.

“Sekolah Rakyat ini menjadi tempat yang diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi generasi penerus bangsa Indonesia menuju generasi emas. Cita-cita Pak Prabowo melalui program ini sangat bagus untuk masyarakat dan anak-anak sekolah,” ujarnya.

Ia berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh warga sekolah. Menurutnya, keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh kualitas bangunan, tetapi juga oleh pembinaan terhadap para peserta didik.

“Semoga sekolah ini bisa dijaga dengan baik dan mampu menghasilkan siswa-siswa yang luar biasa sebagai generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

Kunjungan Komisi V DPR RI tersebut sekaligus menghimpun berbagai masukan mengenai kondisi sarana, prasarana, hingga pengelolaan Sekolah Rakyat. Hasil peninjauan diharapkan menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk menyempurnakan pelaksanaan program tersebut di berbagai daerah.

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses