Lima Rumah di Balikpapan Kota Ludes Terbakar, Diduga Berasal dari Kontrakan Kosong
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Suasana tenang di kawasan Jalan ARS Muhammad Gang Almustakim RT 29/40 Klandasan Ulu Kecamatan Balikpapan Kota mendadak berubah panik setelah kobaran api melahap permukiman warga, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 11.15 Wita.
Sedikitnya lima rumah terdampak dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk tersebut.
Warga berhamburan keluar rumah saat api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain yang berdempetan. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari sejumlah titik di Kota Balikpapan.
Berdasarkan laporan awal warga, api diduga pertama kali muncul dari sebuah rumah kontrakan kosong dua pintu yang berada di tengah permukiman. Kondisi bangunan yang berhimpitan membuat api cepat menyebar sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.15 Wita dan langsung mengerahkan personel gabungan ke lokasi kejadian.
“Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Fokus utama kami adalah melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke rumah warga lainnya karena lokasi merupakan kawasan padat penduduk,” ujar Usman Ali.
Ia menambahkan, proses pemadaman sempat terkendala akses jalan yang sempit dan kerumunan warga yang memadati lokasi. Meski demikian, api akhirnya berhasil dikendalikan setelah petugas berjibaku selama beberapa waktu.
Warga Alami Syok
Data sementara mencatat rumah yang terdampak di antaranya milik Rudiansah (52), Nurfahmi (35), Kasianto (58), Subroto (56), Hariyati (49), serta seorang lansia bernama Kasimah (80) yang tinggal seorang diri. Sebagian korban diketahui kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga akibat peristiwa tersebut.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sejumlah warga mengalami syok dan masih berupaya menyelamatkan sisa barang yang dapat digunakan.
Hingga Sabtu siang, petugas BPBD bersama aparat terkait masih melakukan pendataan kerugian dan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran. Terutama di kawasan permukiman padat dengan instalasi listrik yang rentan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa di tengah rapatnya permukiman kota. Satu percikan kecil dapat berubah menjadi musibah besar apabila kewaspadaan bersama mulai terabaikan.***
BACA JUGA
