Momen Kebangkitan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Setelah Gagal di Piala AFF
JAKARTA, Inibalikpapan.com — Timnas Indonesia bersiap menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 dengan membawa pengalaman dari sejumlah agenda internasional sepanjang tahun.
Turnamen ini menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk bangkit kembali khususnya di kawasan Asia Tenggara sekaligus meraih trophy juara bersama pelatih John Herdman.
Perjalanan Indonesia sepanjang 2026 memberikan sejumlah pengalaman penting bagi Herdman dalam membangun komposisi dan karakter permainan tim.
Pada Maret 2026, Timnas Indonesia tampil di FIFA Series 2026 yang berlangsung di Jakarta. Garuda membuka turnamen dengan kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis.
Namun, langkah Indonesia terhenti di pertandingan final setelah kalah 0-1 dari Bulgaria. Hasil tersebut membuat Indonesia mengakhiri FIFA Series 2026 sebagai runner-up.
Garuda kemudian kembali mencatat hasil positif pada FIFA Matchday Juni 2026.
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Indonesia menang 3-0 atas Oman sebelum mengalahkan Mozambik dengan skor 1-0.
Sedangkan di Piala AFF 2026 yang berlangsung di pada 24 Juli hingga 26 Agustus, Timnas Indonesia yang diperkuat banyak pemain naturalisasi justru gagal total.Timnas Indonesia bahkan gagal ke semifinal.
Dari empat laga yang dilakoni, Timnas Indonesia meraih dua kemenangan, satu kali imbang, dan satu kali kalah, sehingga hanya menempati peringkat 3 klasemen.
Laga perdana Timnas Indonesia menang telak 5-1 atas Kamboja, berlanjut bungkam Timor Leste 3-0. Namun, tak berdaya saat menghadapi Vietnam kalah 0-3. Terakhir imbang lawan tuan rumah Singapura 1-1.
Hasil tersebut, menjadi evaluasi besar, sekaligus alarm bagi Herdman untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026. Karena lawan yang dihadapi sama dengan Piala AFF
ASEAN Championship Wajib Bangkit
Kini, kesempatan berikutnya hadir melalui FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia Satu Grup dengan Singapura, Malaysia dan Bangladesh
Indonesia tergabung di Grup A Division 1 bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
Seluruh pertandingan fase grup Indonesia akan dimainkan di SUGBK.
Jadwal Timnas Indonesia:
- 25 September 2026: Indonesia vs Singapura
- 28 September 2026: Indonesia vs Malaysia
- 1 Oktober 2026: Indonesia vs Bangladesh
Duel menghadapi Singapura dan Malaysia tentu bukan hal baru dalam persaingan regional. Kedua pertandingan tersebut berpotensi menjadi ujian penting bagi skuad Garuda.
Sementara Bangladesh menghadirkan tantangan berbeda karena bukan tim dari Asia Tenggara.
Dengan seluruh laga fase grup berlangsung di Jakarta, Indonesia juga memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.
Dukungan suporter di SUGBK diharapkan memberikan energi tambahan bagi skuad Garuda dalam menghadapi tiga pertandingan fase grup.
Pemain Eropa Bisa Perkuat Timnas Indonesia
Selain faktor tuan rumah, Timnas Indonesia juga berpeluang memiliki komposisi pemain yang lebih lengkap. Karena bakal diperkuat sejumlah pemain yang bermain di kompetisi utama di eropa.
FIFA ASEAN Cup 2026 digelar pada kalender FIFA Matchday. Kondisi ini membuka peluang bagi pemain Indonesia yang berkarier di klub-klub Eropa untuk memenuhi panggilan tim nasional sesuai ketentuan yang berlaku.
Situasi tersebut memberi Herdman lebih banyak opsi dalam menentukan komposisi skuad.
Kehadiran pemain yang berkarier di Eropa juga berpotensi menambah kedalaman skuad, baik dari sisi pilihan pemain maupun variasi permainan yang dapat diterapkan sepanjang turnamen.
Dengan pengalaman dari FIFA Series, FIFA Matchday, serta ASEAN Championship, Timnas Indonesia kini memasuki agenda berikutnya dengan tantangan yang berbeda.
Tiga laga kandang di SUGBK akan menjadi panggung bagi John Herdman dan skuad Garuda untuk menguji perkembangan tim sekaligus bersaing di FIFA ASEAN Cup 2026.
Penulis : PSSI/Abraham Johan
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
