Pemkot Balikpapan Edukasi Warga di Stadion Batakan, Jogging Track Bukan Untuk Kegiatan Usaha

Pemerintah Kota Balikpapan mulai menata aktivitas warga di kawasan Stadion Batakan, Balikpapan Timur.
Tim gabungan yang dipimpin Camat Balikpapan Timur saat memberikan edukasi kepada pedagang kaki lima di kawasan Stadion Batakan. Foto: inibalikpapan/Samsul

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan mulai menata aktivitas warga di kawasan Stadion Batakan, Balikpapan Timur. Langkah ini diawali dengan edukasi dan imbauan kepada pengunjung serta pedagang kaki lima (PKL) agar menggunakan fasilitas stadion sesuai peruntukannya.

Edukasi dilakukan Senin (7/9/2026) sore oleh tim gabungan yang terdiri dari Kecamatan Balikpapan Timur, kelurahan, Polsek, Koramil, Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), hingga Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Manggar.

Camat Balikpapan Timur Ruddy Iskandar memimpin langsung kegiatan tersebut. Tim menyusuri kawasan stadion sembari memberikan pemahaman kepada warga mengenai penggunaan sejumlah fasilitas publik.

Ruddy mengatakan, meningkatnya aktivitas masyarakat di Stadion Batakan perlu dibarengi dengan penataan. Tujuannya agar kawasan tersebut tetap nyaman digunakan bersama.

Jogging Track Dikembalikan ke Fungsi Utama

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebiasaan sebagian pengunjung menggelar tikar dan bersantai di area jogging track. Aktivitas tersebut dinilai mengganggu warga lain yang datang untuk berolahraga.

“Belakangan ini, ramainya pengunjung yang membentangkan tikar dan bersantai di area jogging track justru menimbulkan polemik baru,” ujar Ruddy.

Selain jogging track, persoalan parkir juga menjadi perhatian. Sejumlah kendaraan masih ditemukan parkir tidak pada tempatnya sehingga berpotensi mengganggu ketertiban dan kelancaran lalu lintas di sekitar stadion.

Pemkot Balikpapan mengimbau pengunjung memarkir kendaraan di dalam kawasan stadion, tepatnya pada lokasi yang telah disediakan.

Penataan juga menyasar aktivitas PKL. Petugas mengarahkan pedagang agar menarik lapaknya lebih ke dalam, mendekati pintu masuk stadion.

Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas perdagangan tidak melebar hingga badan jalan dan mengganggu arus kendaraan yang melintas.

Ruddy menyebut ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan masyarakat saat beraktivitas di Stadion Batakan.

Pertama, kendaraan pengunjung diarahkan masuk dan parkir di area yang telah disediakan di dalam kawasan stadion. Kedua, jogging track harus dikembalikan ke fungsi utamanya sebagai lintasan olahraga. Ketiga, kebersihan kawasan, khususnya di sekitar pintu masuk stadion, menjadi tanggung jawab bersama.

Pemkot Siapkan Tempat Duduk untuk Pengunjung

Menurut Ruddy, langkah yang dilakukan pemerintah bukan semata-mata penertiban. Edukasi menjadi pendekatan awal agar masyarakat memahami bahwa fasilitas publik memiliki fungsi yang perlu dijaga bersama.

“Ini adalah bentuk edukasi, bukan sekadar tindakan represif. Kami sadar, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan kesadaran warga sangat kami butuhkan agar semua fasilitas ini kembali pada peruntukannya dan tetap nyaman untuk semua,” katanya.

Di sisi lain, Pemkot Balikpapan juga menyiapkan penataan kawasan Stadion Batakan secara bertahap. Salah satunya dengan menambah kursi atau tempat duduk bagi pengunjung.

Keberadaan tempat duduk ini diharapkan menjadi pilihan bagi warga yang ingin bersantai tanpa harus menggunakan jogging track untuk duduk maupun menggelar tikar di lintasan.

Penataan dinilai penting karena kawasan Stadion Batakan kini semakin ramai. Tidak hanya menjadi tempat berolahraga, kawasan tersebut juga berkembang sebagai ruang berkumpul warga dan lokasi menikmati kuliner, terutama pada sore hingga malam hari.

Pemkot Balikpapan berharap meningkatnya aktivitas warga tetap berjalan beriringan dengan keteraturan. Dengan begitu, Stadion Batakan bukan hanya ramai, tetapi juga tetap nyaman, tertib, bersih, dan bisa dinikmati seluruh masyarakat.***

Penulis: Samsul
Editor: Rizki

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses