Hotel HER Balikpapan. (foto: pergi-pergi.com)

Pemkot Balikpapan Kaji Jumlah dan Kebutuhan Hotel

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah kota Balikpapan sedang mengkaji kebutuhan jumlah hotel sebagai upaya agar bisnis perhotelan tetap bergairah.

“Saya katakana ini sebagai dokumen kebijakkan kita nantinya kedepan. Apakah kita harus menambah hotel atau menyetop,” ujar Kabag Ekonomi Kota Balikpapan Arzaedi Rachman

“Nah ini salah satunya melihat dari pada persaingan dunia usaha jangan sampai nanti akibat tidak terkendali ini akan merugikan bisnis perhotelan itu sendiri ,”

Menurutnya, nanti hasil kajian tersebut, akan menjadi acuan Pemerintah Kota dalam mengeluarkan ijin per tahun maupun hingga sepuluh tahun kedepan.

“Nah untuk itu kita sudah melakukan kajian, agar kajian ini fungsinya nanti sebagai pengambil kebijakkan ijin sampai 5-10 tahun kedepan itu berapa sih,” ujarnya.

“Pertumbuhan hotel yang boleh di Balikpapan ini kita bisa lihat nanti pertumbuhan hotel pertahunnya dengan kebutuhan dari segi perijinan juga sebagai pengambilan kebijakkan, intinya itu.”

Sejauh ini kata dia, jumlah hotel di Kota Balikpapan sudah cukup ideal. Hanya saja agar jumlah dan kebutuhan hotel terkendali, harus dilakukan kajian.

“Kalau dalam posisi sekarang ini saya melihat sudah cukup, Cuma kita kan melakukan kajian, jangan sampai pertumbuhan hotel tidak terkendalim” ujarnya

“Yang mana kalau pertumbuhan hotel itu tidak terkendali, ini kan dampaknya pada bisnis perhotelan itu sendiri,”

Apalagi lanjut dia, selama ini pajak hotel dan restaurant menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar, sehingga perlu dikendalikan .

“Karena terus terang saja kenapa ini kita lakukan primadona dari PAD kita adalah pajak hotel dan restaurant. Itulah yang kita lakukan dalam rangka penjagaan,” ujarnya.

“Dalam hal ini mengendalikan sehingga bisnis perhotelan itu tumbuhnya profitnya bagus dan bahwasanya hotel ini di Balikpapan pertumbuhannya sekian,”

Baca juga ini :  Satgas Sasar Pasar Karangjati Operasi Penegakkan Prokes, Bagi Masker dan Gelar Rapid Antigen

Dia menambahkan, selama ini Kota Balikpapan menjadi percontohan daerah lain dalam mengendalikan bisnis hotel agar tetap bisa menguntungkan.

“Prosentasenya saya lupa, tapi ini terbesar pajak hotel dan restaurant ini primadona kita makanya banyak study dari kabupaten kota yang lain masuk ke Balikpapan pasti study nya itu,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.