Pemprov Kaltim Gandeng BSI Perkuat Ekonomi Syariah, Dapat Bantuan Rp25 Juta untuk Karhutla
SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkuat kolaborasi dengan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kaltim.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan antara Pemprov Kaltim dan BSI dalam kegiatan “Kaltim Berhaji” di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Senin (31/8/2026), dikutip dari IG Pemprov.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dalam kegiatan tersebut diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni.
Sri mengatakan kerja sama dengan BSI diharapkan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan. Pemprov Kaltim ingin kolaborasi tersebut menghasilkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kaltim, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT BSI atas sinergi dan komitmen yang terus dibangun bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” kata Sri, dikutip dari IG Pemprov.
Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah untuk membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang lebih kuat dan inklusif.
Salah satu implementasinya dilakukan melalui program Kaltim Berhaji, yang mendorong masyarakat mulai mempersiapkan perjalanan ibadah haji melalui layanan perbankan syariah.
“Dengan setoran awal yang terjangkau, ASN di lingkungan Pemprov Kaltim maupun masyarakat sudah dapat mulai membuka rekening haji dan mempersiapkan diri lebih awal,” jelasnya.
Sri menilai perencanaan sejak dini penting mengingat ibadah haji merupakan impian banyak umat Islam yang membutuhkan kesiapan finansial.
Ia pun mengajak ASN Pemprov Kaltim yang memiliki niat dan kemampuan menunaikan ibadah haji agar mulai melakukan persiapan.
“Mari mulai merencanakan dari sekarang. Jangan menunggu semuanya terasa sempurna untuk memulai, karena setiap perjalanan besar selalu dimulai dari langkah pertama,” ujarnya.
BSI Salurkan Rp25 Juta untuk Karhutla Kaltim
Kolaborasi Pemprov Kaltim dan BSI tidak hanya menyasar sektor ekonomi syariah dan layanan haji.
Dalam kesempatan yang sama, BSI menyerahkan bantuan dana Rp25 juta kepada Pemprov Kaltim untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bantuan tersebut diserahkan RCEO RO 9 Kalimantan PT Bank Syariah Indonesia Sefudin Suria Hidayat dan diterima Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan BSI terhadap upaya penanganan karhutla yang menjadi salah satu tantangan serius di Kaltim, terutama di tengah kondisi cuaca kering.
BSI Dorong Masyarakat Rencanakan Haji Sejak Dini
Sementara itu, Retail Deposit Solution Group Head PT Bank Syariah Indonesia Dien Lukita Purnamasari mengatakan program Kaltim Berhaji merupakan bentuk kolaborasi antara BSI, Pemprov Kaltim, dan masyarakat.
“Kaltim Berhaji, Langkah Awal Lebih Dekat Baitullah, merupakan program kolaborasi antara PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan masyarakat sekitar yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perencanaan ibadah haji melalui ekosistem haji dan umrah yang ada di PT BSI,” ungkapnya.
Kerja sama tersebut dituangkan melalui penandatanganan kesepakatan mengenai pemanfaatan produk dan layanan perbankan syariah.
Penandatanganan dilakukan Sri Wahyuni mewakili Gubernur Kaltim bersama Area Manager Kaltimtara PT BSI Andi Asni.
Sri berharap kerja sama tersebut menjadi awal dari program yang lebih konkret dalam memperkuat ekonomi syariah sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kaltim.
“Mari kita jadikan penandatanganan kerja sama hari ini sebagai awal untuk menghasilkan langkah-langkah yang lebih konkret. Bukan hanya kuat dalam perencanaan, tetapi juga nyata dalam pelaksanaan. Bukan hanya menghasilkan program, tetapi juga memberikan manfaat,” tegasnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah yang disampaikan dai, konsultan syariah, sekaligus motivator Islam Ustaz Subki Al-Bughury.
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
