Home / iniFLASH / Pendapatan Turun, Rancangan APBD Perubahan Kaltim Merosot Menjadi Rp 10,83 Triliun
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kaltim /Ahmad Riyandi Humas Pemprov Kaltim

Pendapatan Turun, Rancangan APBD Perubahan Kaltim Merosot Menjadi Rp 10,83 Triliun

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Rancangan APBD Perubahan Kaltim turun dari sebelumnya Rp 12,9 triliun menjadi Rp10,83 triliun. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi dalam Rapat Paripurna ke-25 DPRD Provinsi Kaltim, Senin (14/09).

Hadi mengatakan, perubahan anggaran pendapatan daerah tahun mengalami penurunan dibanding target yang telah ditetapkan pada APBD murni 2020. Menurunnya pendapatan akibat pandemi covid-19, serta penurunan harga minyak dan gas dunia

“Kondisi ekonomi makro yang sulit diprediksi akibat pandemi Covid-19, penurunan harga minyak dan gas serta komoditi tambang di pasar internasional, rendahnya daya beli masyarakat, tidak dipungutnya lagi PKB dan BBN alat berat,” ujarnya

“Serta kebijakan pusat atas pengalokasian dan penyaluran dana transfer yang bersifat dinamis, adalah sejumlah permasalah yang diinventarisir sehingga mempengaruhi penerimaan pendapatan pada Perubahan APBD,”

Dia menyebutkan, pendapatan yang semula direncanakan Rp11,84 triliun, mengalami penurunan sebesar Rp3,25 triliun, sehingga menjadi Rp8,58 triliun atau turun 27,51 persen.

Beberapa komponen yang mengalami perubahan yaitu, PAD sebesar Rp4,31 triliun atau turun Rp2 46 triliun (36,3 persen), dana perimbangan sebesar Rp4,19 triliun atau turun Rp788,41 miliar (15,83 persen).

Lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp73,27 miliar atau turun Rp8,65 miliar (10,57 persen) serta penerimaan pembiayaan sesuai perhitungan APBD 2019, sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu sebesar Rp2,24 triliun, bertambah sebesar Rp1,79 triliun dari alokasi APBD murni TA 2020 sebesar Rp451,32 miliar.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK didampingi Wakil Ketua Sigit Wibowo dan Sekretaris DPRD M Ramadhan, dihadiiri 28 anggota dewan. Tampak Pj Sekdaprov Kaltim HM Sa’bani, Asisten Administrasi Umum Fathul Halim dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Moh Jauhar Efendi. (humasprovkaltim)

Comments

comments

About glen

Check Also

Update 29 September 2020 : Bertambah 114 Kasus Positif Covid-19 di Kaltim, 11 Pasien Meninggal

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Lagi-lagi kasus terkonfirmasi covid-19 di Kaltim kembali bertambah hari ini. Laporan satgas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.