Kunjungi TPST Karang Joang, Camat Balikpapan Utara Promosikan Tempat Pengelolaan Sampah Berbasis Warga

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Karang Joang terus mendapat perhatian Pemerintah Kecamatan Balikpapan Utara.

Camat Balikpapan Utara Umar Adi meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Karang Joang untuk melihat proses pengelolaan sampah yang Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Reenergi Indonesia jalankan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong pengelolaan sampah sejak dari sumber sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Selama peninjauan, Umar Adi melihat berbagai tahapan pengelolaan sampah yang di TPST Karang Joang. Mulai dari proses pemilahan sampah organik dan anorganik hingga pengolahan material yang masih memiliki nilai ekonomi, seperti kertas dan logam.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian ialah pengolahan sampah organik melalui sistem pengomposan cepat secara anaerob. Dengan memanfaatkan aktivator EM4, sampah organik dapat menjadi kompos dalam waktu sekitar empat hari.

Metode tersebut ia nilai mampu membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Sekaligus menghasilkan kompos yang dapat dimanfaatkan kembali.

Kembangkan Ekonomi Sirkular

Selain berfokus pada pengurangan sampah, TPST Karang Joang juga mengembangkan konsep ekonomi sirkular dengan memanfaatkan hasil olahan sampah untuk mendukung budidaya ikan dan tanaman sayuran.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu contoh penerapan urban farming yang mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat.

Melalui konsep itu, sampah tidak hanya dipandang sebagai limbah. Tetapi juga dapat bermanfaat sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga.

Pemerintah Kecamatan Balikpapan Utara mengapresiasi komitmen pengelola TPST Karang Joang dalam menjalankan berbagai program pengurangan sampah, termasuk kampanye pembatasan penggunaan plastik sekali pakai.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.

Umar berharap keberhasilan pengelolaan sampah di TPST Karang Joang dapat menjadi contoh bagi wilayah lain. Terlebih untuk mengembangkan sistem serupa dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Pemerintah juga mengajak masyarakat memulai perubahan dari lingkungan rumah tangga melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari sumber serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari.

Umar menilai kesadaran dan keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Lewat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, Umar berharap upaya mewujudkan Balikpapan yang hijau dan berkelanjutan diharapkan dapat terus diperkuat.***( Adv Diskominfo Balikpapan)

Penulis: Donny Muslim

Editor: Donny

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses