Kodam VI Mulawarman Siap Bantu Pengamanan Pilgub Kaltim 2018

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Kodam VI Mulawarman siap membantu mengamankan pelaksanaan pilkada serentak di Kalimantan Timur 27 Juni 2018.

Tahapan pilkada serentak saat ini sudah memasuki tahapan kampanye. Jajaran Kodam VI Mulawarman menggelar Rapat Pimpinan di mako Kodam VI jalan Jenderal Sudirman, Senin siang (26/2/2018).

Panglima Kodam VI Mulawarman Mayjen TNI Sonhaji mengatakan memasuki tahapan kampanye dan proses pencoblosan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur tahun ini dan Pemilu Tahun 2019 yang akan datang, menjadi dasar pembahasan yang akan dibawa dalam Rapim kali ini. Pihaknya akan berkordinasi dengan Polda Kaltim.

“Ini tahun politik. Bahas soal pengamanan. Nanti juga akan rapat bersama Polda. Lakukan simulasi pengamanan bersama, termasuk juga dihadiri KPU dan Bawaslu,” ujarnya.

Seluruh pejabat utama di lingkungan Kodam VI Mulawarman menghadiri acara Rapat Pimpinan.

Rapim yang dipimpin langsung Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Sonhadji itu juga dihadiri Kasdam VI Mulawarman Brigjen TNI Teguh Pujo Rumekso, Danrem 091 Aji Suryanata Kusuma, Irdam VI Mulawarman, para asissten, Kabalak dan seluruh Komandan satuan yang ada di lingkungan Kodam VI Mulawarman.

Sebelum Rapim dimulai, Pangdam beserta seluruh peserta Rapim mengadakan sesi foto bersama tepat di depan Markas Kodam VI Mulaawarman sekitar pukul 06.30 wita. Sejumlah wartawanpun sempat menanti sesi foto bersama tersebut.

Pangdam berharap kepada seluruh prajuritnya agar dapat dijadikan titik temu yang memberikan nilai positif, khususnya dalam kegiatan pengamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di Kalimantan Timur.

“Saya berharap Pilkada berjalan baik. Sukses. Saya sudah instruksikan ke seluruh jajaran setiap anggota TNI wajib netral dalam Pilkada. Yang terbukti ikut partisan akan diberi sanksi tegas,” tegasnya.

Baca juga ini :  Wali Kota Beri Apresiasi TP PKK Dukung Program di Balikpapan 

Kapasitas TNI dalam pengamanan Pilkada berada pada posisi dibelakang bila kondisi memang masih dinyatakan terkendali. Namun saat kondisi sudah rumit dan kacau tentu saja bila diminta TNI akan terdepan ikut membantu bersama kepolisian.

“Semua garis komando pengamanan Pilkada Kaltim ada dalam kendali Polri,” pungkas Sonhadji.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.