ilustrasi THR / beritabeta

Perusahaan Tak Bayar THR Bakal Kena Sanksi, Tak Boleh Dicicil

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah menegaskan, pembayaran tunjangan hari raya (THR) harus dbayar penuh dan tidak boleh dicicil. Demikian sampaikan Koordinator Norma Pengupahan, Waktu Kerja Waktu Istirahat dan Jaminan Sosial Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Sri Astut

“Apakah THR saat ini masih bisa disepakati? Sudah tidak bisa. Ibu Menteri sudah menegaskan bahwa THR tidak boleh dicicil, harus dibayar kontan,” ujarnya dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan.com

Sri mengatakan jika masih terdapat perusahaan yang menyatakan tidak mampu membayarkan THR terdapat perlakuan khusus dari pengawas ketenagakerjaan salah satunya memverifikasi alasan ketidakmampuan pembayaran.

Namun dia mengingatkan, perusahaan yang tidak membayarkan THR akan dikenakan sanksi. Mulai dari teguran tertulis yang dilanjutkan dengan pembatasan kegiatan berusaha, pembekuan kegiatan sampai dengan penghentian sementara, sebagian atau seluruh alat produksi.

“Karena kalau sanksinya tidak ditegakkan, ini sudah dua tahun teman-teman pekerja ini mendapatkan THR mungkin ada yang hanya 50 persen dari upah, ada yang dicicil. Sementara Lebaran sudah lewat, cicilannya belum selesai,” ujarnya.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah telah mengeluarkan Surat Edaran Menaker RI Nomor M/1/HK.04/IV/2022 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2022 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Di dalamnya tertulis bahwa pembayaran THR jelang Idul Fitri tahun ini harus dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

Comments

comments

Baca juga ini :  Pasien Positif Covid19 Transmisi Lokal di Balikpapan Sulit Dilacak, Ini Alasannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.