Reses tiga legislator Kota Balikpapan Daerah Pemilihan Kecamatan Balikpapan Utara yakni Abduloh, Rahmad dan M. Jhon Ismal. (foto: johan)

Puluhan Tahun Warga Karangjoang Tanpa Pelayanan PDAM

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com,—Puluhan tahun warga pinggiran Kota Balikpapan atau tepatnya di Kelurahan Karangjoang Kecamatan Balikpapan Utara yang berbatasan dengan Kabupaten Kutai Kertanegera (Kukar) tidak menikmati pelayanan air bersih PDAM.

Tokoh masyarakat setempat yang juga Ketua RT 46 Kelurahan Karingau Kecamatan Balikpapan Utara Slamet Usman mengatakan, selama ini warga Kelurahan Karangjoang hanya mengandalkan sumur tadah hujan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari

Karena hanya mengandalkan air hujan, ketika musim kemarau warga Kelurahan Karangjoang kesulitan mendapatkan air, karena sumur-sumur tadah hujan kering. Padahal di Kelurahan Karangjoang ada ratusan kepala keluarga atau ribuan warga.

“Jadi kita memang hanya mengandalkan sumur tadah hujan untuk keperluan sehari-hari. Itu yang kami keluhkan dari dulu. Karena memang tidak bisa masuk PDAM sampai sekarang,” kata Slamet Usman disela-sela reses tinga anggota DPRD Kota Balikpapan Daerah Pemilihan Balikpapan Utara Abduloh, Rahmad dan M. Jhon Ismal.

“Kalau di RT 46 saja ada 120 kepala keluarga, tapi itu ada yang lebih. Kalau seluruhnya di Karangjoang itu ada 48 RT jadi cukup banyak ada ribuan warga. Kami tentu sangat mengiginkan ketersediaan air untuk sehari-hari,”

Menurut Slamet, dirinya sudah menyampaikan kondisi tersebut kepada tiga legeslator Kota Balikpapan saat reses dan mereka sudah berjanji akan membangun sumur bor. Namun sayangnya, belum sesuai harapan warga Karangjoang.

“Kata pak Abdulloh nanti akan ditinjau sama Dinas PU sebelum dibangun sumur bor. Tapi satu sumur bor untuk tiga RT itu yang jadi permasalaha. Karena kan jarak dari satu RT ke RT satu itu cukup jauh, kasihan kan warga,” ungkanya.

Selain di Kelurahan Karingau, warga pinggiran di Kecamatan Balikpapan Timur juga mengalami nasib yang sama karena puluhan tahun juga tidak menikmati air bersih PDAM. Mereka selama ini hanya mengandalkan air sumur tadah hujan.(johan)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.