SMA Taruna Nusantara IKN Siap Beroperasi, 477 Siswa Segera Tempati Kampus di Jantung Nusantara
NUSANTARA, Inibalikpapan.com – SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin siap beroperasi dan menyambut tahun ajaran 2026/2027. Sebanyak 477 siswa dijadwalkan mulai menempati kampus yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, seiring rampungnya pembangunan tahap pertama dan kedatangan para pamong untuk mempersiapkan aktivitas pendidikan.
Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara IKN Brigadir Jenderal TNI Rudi Setiawan mengatakan, seluruh pamong administrasi telah tiba di IKN sebagai bagian dari persiapan operasional sekolah berasrama yang menjadi salah satu proyek pendidikan unggulan di ibu kota baru Indonesia.
“Pamong administrasi sudah tiba di IKN. Sebagian datang melalui jalur udara sejak 21 Juni, sementara yang menggunakan jalur laut bersama material, kendaraan operasional, dan perlengkapan sekolah tiba hari ini. Saat ini seluruh pamong administrasi sudah berada di IKN,” kata Rudi
Di lingkungan SMA Taruna Nusantara, pamong merupakan tenaga pendidik, pengasuh, dan personel pendukung yang berperan dalam proses pembelajaran, pembinaan karakter, hingga operasional sekolah.
Saat ini SMA Taruna Nusantara IKN memiliki 37 pamong pengajar dan pengasuh serta 72 pamong administrasi. Sementara para pamong pengajar dan pengasuh masih menjalani pembekalan di Magelang dan dijadwalkan tiba di IKN pada 25 Juni 2026.
477 Siswa Segera Mengisi Kampus Baru di IKN
Rudi menjelaskan, sebanyak 237 siswa yang akan naik ke kelas XI dijadwalkan tiba di IKN pada 9 Juli 2026. Mereka merupakan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara IKN yang selama ini menempuh pendidikan di Magelang karena kampus Nusantara masih dalam tahap pembangunan.
Sementara itu, sebanyak 240 siswa baru kelas X akan menjalani Pendidikan Dasar Kedisiplinan (PDK) di Magelang selama tiga bulan sebelum bergabung ke kampus IKN pada awal Oktober 2026.
“Ketika sekolah ini mulai menerima siswa, bangunannya masih dalam proses pembangunan sehingga para siswa menjalani pendidikan terlebih dahulu di Magelang. Tahun ini mereka akan naik ke kelas XI dan mulai menempati kampus di IKN,” ujarnya.
Sebagai sekolah berasrama dengan sistem beasiswa penuh, SMA Taruna Nusantara menjadi salah satu sekolah favorit yang diminati pelajar dari seluruh Indonesia. Seluruh siswa yang lolos seleksi memperoleh fasilitas pendidikan dan pembinaan tanpa biaya selama menempuh pendidikan.
Pembangunan Tahap Pertama Rampung 100 Persen
Rudi mengungkapkan pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama yang telah selesai 100 persen pada Maret 2026 mencakup pembangunan fasilitas utama pendidikan seperti ruang kelas, laboratorium, Main Hall, serta asrama siswa dan siswi.
Fasilitas tersebut diprioritaskan untuk mendukung kebutuhan dua angkatan siswa yang akan mulai menempati kampus tahun ini.
“Karena saat ini sekolah baru akan menampung dua angkatan, fasilitas yang ada kami maksimalkan terlebih dahulu untuk mendukung proses belajar mengajar,” katanya.
Saat ini pembangunan tahap kedua masih berlangsung dan difokuskan pada pembangunan rumah dinas kepala sekolah dan pamong, graha putra, lapangan upacara, poliklinik, fasilitas laundry, garasi kendaraan, hingga tempat pengelolaan sampah.
Pembangunan tahap kedua ditargetkan selesai pada Oktober hingga November 2026.
Sedangkan tahap ketiga akan menghadirkan berbagai fasilitas penunjang seperti Balairung Pancasila, sport center terpadu, lapangan sepak bola dengan lintasan atletik, kolam renang, lapangan tenis, lapangan voli, fasilitas olahraga indoor, gym, hingga sarana ibadah.
“Kami mengupayakan seluruh pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN dapat selesai pada tahun 2027,” ujar Rudi.
Cetak Pemimpin Indonesia Emas 2045
SMA Taruna Nusantara IKN merupakan salah satu dari tiga kampus baru yang dibangun di luar Pulau Jawa, bersama kampus di Langowan, Sulawesi Utara dan Pagar Alam, Sumatera Selatan.
Menurut Rudi, seluruh kampus menerapkan kurikulum, sistem pendidikan, dan standar pembinaan yang sama dengan tujuan mencetak calon-calon pemimpin bangsa di masa depan.
“Tujuan jangka panjang SMA Taruna Nusantara adalah mencetak calon-calon pemimpin bangsa terutama dalam menghadapi Indonesia Emas 2045. Karena itu kami menjaring siswa terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia untuk dididik bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw menilai kehadiran SMA Taruna Nusantara semakin memperkuat ekosistem pendidikan di Nusantara.
Menurutnya, pembangunan sekolah unggulan nasional di IKN menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap masa depan ibu kota baru sebagai pusat pendidikan, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.
“Kehadiran SMA Taruna Nusantara sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya sekolah unggulan dalam menyiapkan kader-kader bangsa yang berkarakter kuat, berintegritas, dan berjiwa patriotik,” kata Troy.
Keberadaan SMA Taruna Nusantara di IKN juga diharapkan mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor usaha, sekaligus memperkuat posisi Nusantara sebagai kota masa depan yang tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga pusat pendidikan unggulan nasional.
Sumber : Humas IKN
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
