Pasangan Rahmad Mas'ud - Thohari Azis Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih

Andi Arif : Rahmad – Tohari Memenuhi 4 Syarat Jadi Pemimpin Balikpapan

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pasangan Rahmad Mas’ud – Thohari azis dianggap memenuhi syarat menjadi pemimpin Kota Balikpapan. Hal itu disampaikan Ketua Harian Golkar Balikpapan Andi Arif Agung.

Dalam kampanyenya di RT 14 Kelurahan Mekarsari Kecamatan Balikpapan Tengah yang mayoritas dihadiri ibu-ibu, Andi Arif menyebut, Rahmad – Tohari layak menjadi Wali Kota dan Wakil Wali kota Balikpapan.

Dia mengungkapkan, yang paling utama adalah taat beragama dan taat beribadah. Rahmad – Thohari ditengah-tengah kesibukannya selalu taat beribadah. Dia menyaksikan sendiri, keduanya tak pernah telah salat.

“Pemimpin yang baik menurut saya ada 4 kriteria,  yang pertama cari pemimpin yang taat ibadah. udah deh ini harga mati. Yakin saja, kalau pemimpin pertamanya ini terpenuhi Insya Allah amanah,” ujarnya

“Saya menemukan ini dari Pak Rahmad dan Pak Tohari. Kenapa? Karena saya kenal langsung sama beliau. Pak Rahmad luar biasa, saya belum pernah lihat telat salat tahajud. Pak Tohari juga seperti itu, saya tahu betul,”

Dia menceritakan, saat penghitungan suara pada pemilihan legislatif pada 2019 kemarin. Rahmad datang subuh-subuh sekitar pukul 05.00 Wita dengan pakaian salat. “Artinya apa, ini muslim yang taat,” ujarnya.  

“Pak Tohari, beliau itu anak kyai kampung, artinya kalau pra  syarat ini sudah memenuhi 2 orang ini, pemimpin taat beragama, taat ibadahnya,”

Kemudian syarat yang kedua, bisa menjaga rumah tangganya dengan baik dan terlihat sangat harmonis. Bagaimana Rahmad – Tohari ditengah kesibukkannya tetap meluangkan waktu untuk keluarga masing-masing.

“Kalau mau melihat pemimpin yang baik, tidak usah jauh-jauh, lihat dirumah tangganya, lihat di keluarganya, bagaimana hubungan harmonisnya di keluarga Pak Rahmad dan Pak Tohari itu sangat luar biasa,” ujarnya

Baca juga ini :  Spesialis Pembobol Rumah di Berau Berhasil Diamankan Petugas Kepolisian

“Pak Rahmad itu, kecil aja orangnya, anaknya banyak, 6 anaknya tapi bagaimana beliau itu kasih sayangnya sama anaknya. Kita lihat di instagram itu bagaimana dia, mengendong anaknya,”

“Sesibuk-sibuknya dia, tetap meluangkan waktu untuk anak dan istrinya dan saya tahu beltul beliau ini menjadi panutan yang luar biasa di keluarganya. Pak Tohari juga begitu,”

“Kalau mau lihat pemimpin, lihat rumah tangganya. Kalau dia sudah memimpin rumah tangganya dengan baik, Insya Allah pastinya dia memimpin masyarakatnya dengan baik, coba deh cek,”

Lalu, syarat ketiga Rahmad- Thohari adalah tipe pekerja keras. Membangun Kota Balikpapan dibutuhkan orang-orang yang mau bekerja keras. Karena Balikpapan selama ini dikenal sebagai kota para pekerja.

“Apa buktinya Pak Rahmad – Pak Tohari pekerja keras? Dalam usia muda Pak Rahmad itu sudah menjadi pengusaha sukses di Balikpapan, ini bukti bahwa beliau ini sangat pekerja keras,” ujarnya

“Dan beliau ini tidak mendapat warisan luar biasa dari orangtuanya. Saya dengar perjalanan usahanya beliau ibaratnya kepala jadi kaki, kaki jadi kepala beliau sudah cerita sama saya,”

Bahkan kata dia, Tohari ketika merantau datang ke Balikpapan  dari Magetan bekerja hanya sebagai security dan Kota Balikpapan harus dibangun oleh orang-orang yang punya etos kerja luar biasa.

“Sama seperti Pak Tohari pekerja keras. Pak Tohari ini asal muasalnya merantau dari Magetan ke Balikpapan itu sampai jadi security. Artinya kalau kita lihat, ini kita banget,” ujarnya

Syarat terakhir kata dia, pemimpin harus mau berbagi dan itu telah dilakukan Rahmad jauh sebelum menjadi Wakil Wali Kota. Melalui Rahmad Mas’ud Center (RMC) selalu berbagi-bagi hingga puluhan ribu orang.

“Pak Rahmad ini adalah orang kaya yang dermawan. Karena tidak semua orang kaya itu dermawan. Buktinya apa kita tahu RMC, sebelum beliau jadi wakil wali kota, 10 tahun yang lalu RMC itu sudah menyantuni,” ujarnya.

Baca juga ini :  Gandeng Unversitas, Dewan Gelar Kajian Akademis Masing-masing Komisi

“Kalau tidak salah terakhir 32 ribu, gakin yang ada di Balikpapan setiap tahun, setiap menjelang Idul Fitri. Bahkan kalau Idul Adha kalau dia rejekinya banyak, sapi sampai 100 ekor.”

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.