Penumpang di Pelabuhan Semayang Balikpapan

Angkutan Natal dan Tahun Baru Tetap Dibatasi 50 persen, Wajib Kantongi Rapid Test Non Reaktif

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – PT Pelindo IV Cabang Balikpapan memastikan untuk penerapan protokol kesehatan secara ketat pada angkutan Natal dan Tahun ditengah pandemi covid-19. Kapasitas kapal juga dibatasi khususnya penumpang hanya 50 persen.

Manager Pelindo IV Cabang Kota Balikpapan Fanny Harlin mengatakan, hal itu untuk mencegah terjadinya penularan covid-19 atau klaster dalam angkutan laut. Sehingga untuk angkutan Natal dan Tahun Baru juga dilakukan perlakuan yang berbeda.

“Jadi memang untuk angkutan Natal dan Tahun Baru  berbeda pelaksanaannya karena sedikit berbeda dan kita telah mempersiapkannya. Jadi ada pembatasan yakni 50 persen dari kapasitas kapal di saat pandemi covid-19,” ujarnya, Senin (14/12).

Menurutnya, penumpang yang turun di Pelabuhan Semayang juga wajib menunjukkan surat telah rapid test dengan hasil non reaktif. Begitupun penumpang yang akan naik kapal juga harus menunjukkan surat telah rapid test dengan hasil non reaktif.

“Penumpang yang naik kapal dan turun di pelabuhan juga tetap harus menunjukkan surat rapid test dengan hasil non reaktif,” ujarnya.

Pihaknya juga membangun posko terpadu sebagai bagian dalam pengawasan penerapan protokol kesehatan. “Tahun ini posko terpadu akan dibangun secara permanen karena setiap tahun ada lebaran, natal dan tahun baru,” ujarnya.

Saat ini lanjutnya, untuk angkutan laut di Pelabuhan Semayang sudah kembali normal. Meskipun ditengah keterbatasan. “Angkutan laut yang melayani pelabuhan Semayang Balikpapan sudah normal, termasuk angkutan kapal ferry,” ujarnya.

Sementara untuk angkutan Natal dan Tahun Baru diperkirakan ada peningkatan sekitar 5 persen. Khususnya untuk tujuan Indonesia Timur karena banyak yang merayakan Natal dan Tahun Baru. Termasuk adanya libur sekolah.

“Kemungkinan ada peningkatan jumlah penumpang. Tapi tidak terlalu signifikan. Juga tidak ada penambahan armad karena cukup,” ujarnya.

Baca juga ini :  71 Persen Pendapatan Perusahaan Anjlok, Ada yang PHK Karyawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.