BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkot Balikpapan Perkuat Kolaborasi, Perlindungan Pekerja Rentan Jadi Fokus

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan bersama BPJS Ketenagakerjaan memperkuat kolaborasi untuk memperluas perlindungan sosial bagi pekerja dan masyarakat rentan. Sinergi ini diharapkan membuka lebih banyak program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga di tengah pesatnya pembangunan kota.

Pertemuan tersebut berlangsung di Balai Kota Balikpapan, Selasa (21/7/2026), antara Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo dan jajaran Dewan Pengawas serta Direksi BPJS Ketenagakerjaan.

Hadir dalam pertemuan itu Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dari pusat, Direktur Human Capital dan Umum, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda silaturahmi sebelum rombongan mendampingi kunjungan kerja Komisi IX DPR RI yang membidangi ketenagakerjaan dan jaminan sosial.

Perluas Perlindungan Sosial

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan, pertemuan lebih banyak membahas peluang kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas perlindungan bagi masyarakat.

Menurut Bagus, Pemerintah Kota Balikpapan selama ini telah memberikan perhatian besar terhadap program jaminan sosial, termasuk memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat rentan.

Selain itu, Pemkot juga menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi peserta non-Pekerja Penerima Upah (non-PPU) kelas III selama kurang lebih lima tahun terakhir dengan alokasi anggaran sekitar Rp100 miliar.

“Komitmen ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan, mendapatkan perlindungan sosial yang layak sehingga mereka merasa lebih aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Bagus.

Kolaborasi untuk Kesejahteraan Warga

Bagus menjelaskan, sejumlah program yang berpotensi disinergikan turut dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami berharap sinergi ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, dan masyarakat untuk menghadirkan program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi warga Balikpapan,” katanya.***

Penulis: Samsul
Editor: Donny M.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses