Disparpora Fokus Susun DED Sirkuit Balikpapan Timur, Ratih: Ini Fondasi Sebelum Pembangunan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan com – Rencana pembangunan sirkuit balap di kawasan Lamaru, Balikpapan Timur, mulai memasuki tahapan perencanaan yang lebih matang.
Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) memprioritaskan penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai langkah awal sebelum proyek pembangunan fisik dapat direalisasikan.
Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, mengatakan penyusunan DED menjadi target utama yang diupayakan dapat dibiayai melalui Perubahan APBD Kota Balikpapan Tahun Anggaran 2026.
“Kami berharap penyusunan DED bisa terealisasi tahun ini. Saya sudah meminta kepada tim agar fokus terlebih dahulu menyelesaikan DED karena itu menjadi dasar utama sebelum pembangunan dilakukan,” kata Ratih kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, pemerintah tidak ingin terburu-buru memulai pembangunan tanpa memiliki dokumen perencanaan yang lengkap. DED dinilai sangat penting untuk menentukan desain, kebutuhan anggaran, hingga spesifikasi teknis pembangunan sirkuit.
“Kami tidak ingin membangun tanpa perencanaan yang matang. Semua harus melalui tahapan yang benar agar hasilnya sesuai standar dan pembangunan nantinya berjalan efektif,” ujarnya.
Ratih mengungkapkan, hingga kini pihaknya masih memperjuangkan agar anggaran penyusunan DED dapat masuk dalam Perubahan APBD 2026. Besaran anggaran masih dihitung bersama bidang teknis karena harus disesuaikan dengan kebutuhan perencanaan.
“Untuk nilai anggarannya memang belum final. Saat ini masih kami bahas dan perjuangkan agar bisa masuk dalam perubahan anggaran. Kami juga terus berkoordinasi dengan bidang teknis,” katanya.
Ia menjelaskan, setelah DED selesai disusun, pemerintah baru dapat menghitung secara rinci kebutuhan biaya pembangunan fisik, termasuk tahapan pelaksanaan proyek.
“Kalau DED sudah selesai, semuanya akan lebih jelas. Mulai dari desain lintasan, fasilitas pendukung, sampai estimasi anggaran pembangunan bisa diketahui dengan lebih akurat,” jelas Ratih.
Tim Teknis Survei
Terkait lokasi, Ratih memastikan rencana pembangunan masih mengacu pada kawasan Lamaru, Balikpapan Timur. Kawasan tersebut sebelumnya telah melalui survei awal sebagai bagian dari proses perencanaan.
“Lokasinya masih tetap di Balikpapan Timur. Kami tidak mengubah lokasi. Saat ini fokus kami adalah menyelesaikan DED terlebih dahulu,” tegasnya.
Meski demikian, ia mengaku belum dapat menyampaikan secara rinci luas lahan yang akan digunakan karena data tersebut masih berada di tim teknis yang melakukan survei.
“Untuk luas lahannya saya belum bisa menyampaikan karena datanya masih ada di tim teknis. Nanti akan kami koordinasikan kembali agar informasinya benar-benar akurat,” ujarnya.
Ratih berharap seluruh tahapan perencanaan dapat berjalan lancar sehingga pembangunan sirkuit dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
“Harapan kami tentu proyek ini bisa terus berprogres. Setelah DED selesai, kami akan melangkah ke tahapan berikutnya sesuai kemampuan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah,” katanya.
Menurutnya, kehadiran sirkuit di Balikpapan Timur nantinya bukan hanya menjadi fasilitas olahraga bagi pembalap lokal, tetapi juga membuka peluang penyelenggaraan kejuaraan otomotif tingkat regional maupun nasional.
“Kami ingin sirkuit ini menjadi sarana pembinaan atlet sekaligus mampu menarik event-event otomotif. Dampaknya tentu tidak hanya pada olahraga, tetapi juga terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat,” tutup Ratih.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).
Penulis: Dani/Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
