Harga Cabai Merah Besar Melonjak 25 Persen, Mayoritas Komoditas di Pasar Klandasan Tetap Stabil
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Perkembangan harga kebutuhan pokok di Pasar Klandasan pada Selasa (21/7/2026) menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Dari puluhan komoditas yang dipantau, sebagian besar tidak mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya.
Meski demikian, sejumlah komoditas hortikultura masih mengalami fluktuasi, terutama cabai merah besar yang mencatat kenaikan paling signifikan.
Berdasarkan data pemantauan harga, cabai merah besar naik dari Rp60.000 menjadi Rp75.000 per kilogram atau meningkat sebesar Rp15.000 atau 25 persen. Kenaikan tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan komoditas lainnya.
Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga. Cabai rawit turun dari Rp48.000 menjadi Rp42.000 per kilogram atau berkurang Rp6.000 atau 12,5 persen. Cabai keriting juga turun Rp3.000 dari Rp55.000 menjadi Rp52.000 per kilogram.
Harga bawang merah ikut mengalami penurunan sebesar Rp3.000, dari Rp58.000 menjadi Rp55.000 per kilogram. Sementara bawang putih tetap stabil di angka Rp50.000 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras turun dari Rp41.100 menjadi Rp39.500 per kilogram. Sebaliknya, harga daging sapi murni masih bertahan di Rp165.000 per kilogram tanpa perubahan.
Harga Bayam
Pada kelompok sayuran, harga kacang panjang naik cukup tajam dari Rp12.000 menjadi Rp15.000 per ikat atau meningkat 25 persen. Sementara itu, harga bayam turun dari Rp12.000 menjadi Rp11.000 per ikat dan sawi turun dari Rp17.000 menjadi Rp15.000 per ikat. Harga kangkung tetap stabil di angka Rp9.000 per ikat.
Sementara itu, harga beras medium maupun premium tidak mengalami perubahan. Beras medium dijual pada kisaran Rp15.400 hingga Rp16.000 per kilogram, sedangkan beras premium tetap berada di angka Rp18.000 per kilogram.
Komoditas kebutuhan pokok lainnya seperti gula pasir, minyak goreng kemasan, minyak goreng curah, garam, susu, mi instan, kacang-kacangan, hingga ikan asin juga terpantau stabil.
Secara umum, kondisi harga di Pasar Klandasan masih tergolong terkendali. Fluktuasi yang terjadi masih didominasi komoditas hortikultura yang dipengaruhi pasokan dan kondisi cuaca, sementara kebutuhan pokok utama masyarakat masih berada pada harga yang relatif stabil.
Pemerintah Kota Balikpapan melalui instansi terkait terus melakukan pemantauan harga secara berkala untuk memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga dan mengantisipasi lonjakan harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas inflasi daerah serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar.***
Penulis : Dani
Editor : Ramadani
BACA JUGA
