Harga Cabai dan Daging Masih Tinggi di Pasar Klandasan 

Pedagang daging sapi di Pasar Pandansari Balikpapan (foto : Inibalikpapan/Samsul)
Pedagang daging sapi di Pasar Pandansari Balikpapan (foto : Inibalikpapan/Samsul)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Klandasan Balikpapan masih terpantau tinggi. Komoditas cabai, daging sapi, hingga beberapa jenis ikan asin menjadi penyumbang harga tertinggi berdasarkan pemantauan harga per 29 Mei 2026.

Harga cabe/lombok rawit tercatat mencapai Rp93 ribu per kilogram, menjadi salah satu komoditas paling mahal di kelompok bumbu dapur. Sementara cabe merah besar dijual Rp87 ribu per kilogram dan cabe keriting Rp83 ribu per kilogram.

Selain cabai, harga bawang merah juga masih cukup tinggi di angka Rp57 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp46 ribu per kilogram.

Untuk kebutuhan protein hewani, daging sapi murni dijual Rp165 ribu per kilogram. Sedangkan daging ayam ras berada di harga Rp38.500 per kilogram dan telur ayam ras Rp2.300 per butir.

Di kelompok hasil laut, ikan asin bambangan menjadi komoditas dengan harga tertinggi, yakni Rp200 ribu per kilogram. Disusul ikan asin teri kecil Rp140 ribu per kilogram dan ikan asin teri besar Rp80 ribu per kilogram. Sementara ikan tongkol segar dijual Rp37 ribu per kilogram.

Harga beras medium di Pasar Klandasan berada pada kisaran Rp15.400 hingga Rp16 ribu per kilogram. Sedangkan beras premium dijual Rp18 ribu per kilogram.

Untuk kebutuhan rumah tangga lainnya, gula pasir dalam negeri tercatat Rp19 ribu per kilogram dan gula pasir merek Gulaku Rp21 ribu per kilogram. Minyak goreng curah dijual Rp20 ribu per liter, sementara minyak goreng Bimoli Spesial mencapai Rp24 ribu per liter.

Di sektor sayuran, harga relatif lebih stabil. Kangkung dijual Rp7 ribu per ikat, bayam Rp9 ribu per ikat, sawi Rp11 ribu per ikat, dan kacang panjang Rp12 ribu per ikat.

Pedagang menyebut tingginya harga sejumlah komoditas dipengaruhi pasokan yang belum stabil dan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Cabai menjadi salah satu komoditas yang paling sering mengalami fluktuasi harga dalam beberapa pekan terakhir.

Meski demikian, aktivitas jual beli di Pasar Klandasan masih berjalan normal. Masyarakat tetap memadati pasar untuk memenuhi kebutuhan harian maupun persiapan Iduladha.

Data pemantauan juga menunjukkan beberapa komoditas belum memiliki pembanding harga sehari sebelumnya karena kolom harga kemarin masih tercatat nol. Selain itu, minyak goreng Bimoli Klasik tercatat belum tersedia atau data harga belum masuk dalam laporan harian pasar.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses