Sebanyak 66 Pelajar di Sekitar IKN Dipersiapkan Masuk Sekolah Nasional Terintegrasi

Program IKN Mengajar English Preparation Class
Program IKN Mengajar English Preparation Class (foto : Humas IKN)

NUSANTARA, Inibalikpapan.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan pembangunan ibu kota baru tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui program IKN Mengajar English Preparation Class, yang berhasil meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris sekaligus rasa percaya diri para pelajar di kawasan IKN.

Program tersebut diikuti 66 peserta, terdiri dari 43 siswa SMP dan 23 siswa SMA dari wilayah sekitar IKN. Kegiatan berlangsung selama hampir dua bulan, mulai 24 April hingga 12 Juni 2026, sebagai persiapan memasuki sistem pembelajaran bilingual di Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) IKN.

Hasil evaluasi menunjukkan capaian yang menggembirakan. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 78,74 pada asesmen awal menjadi 91,17 pada asesmen akhir atau naik sekitar 15,79 persen.

Peningkatan itu tidak hanya mencerminkan kemampuan Bahasa Inggris yang semakin baik, tetapi juga menunjukkan kesiapan siswa mengikuti proses belajar dalam lingkungan pendidikan berstandar internasional.

Percaya Diri Berbahasa Inggris Meningkat

Selain prestasi akademik, peserta juga mengalami perubahan pada aspek nonakademik, terutama keberanian berbicara menggunakan Bahasa Inggris dan kemampuan beradaptasi di lingkungan belajar bilingual.

Otorita IKN menerapkan metode pembelajaran interaktif (effective learning methods) yang mendorong siswa aktif berdiskusi, bekerja sama, dan menggunakan Bahasa Inggris dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Pendekatan tersebut dinilai efektif membangun keterampilan komunikasi, rasa percaya diri, serta kemampuan berpikir kritis yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja di masa depan.

Salah satu orang tua peserta, Siti Ramadhani, mengaku melihat perubahan signifikan pada anaknya setelah mengikuti program tersebut.

“Program IKN Mengajar English Preparation Class ini sangat membantu. Awalnya anak saya kurang percaya diri untuk berbicara dalam Bahasa Inggris. Selama mengikuti program, anak diberikan ruang untuk terus berlatih berbicara. Sekarang dia menjadi jauh lebih percaya diri dan lebih lancar menggunakan Bahasa Inggris,” ujarnya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kamis (23/7/2026).

Libatkan Tutor Nasional dan Mahasiswa UNESA

Keberhasilan program ini didukung kolaborasi berbagai pihak. Sebanyak 25 Fellow Tutor hasil seleksi nasional bersama tiga tutor Direktorat Pelayanan Dasar Otorita IKN mendampingi para peserta selama proses pembelajaran.

Selain itu, empat mahasiswa program magister Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Sains, dan Pendidikan Fisika juga terlibat langsung memberikan pendampingan.

Program ini akan berlanjut melalui inisiatif Hi 5 Club “English Everywhere”, yang akan diterapkan di sekolah-sekolah wilayah Sepaku guna membangun budaya penggunaan Bahasa Inggris dalam aktivitas belajar sehari-hari.

Persiapan Masuk Sekolah Nasional Terintegrasi IKN

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, mengatakan pembangunan IKN harus melahirkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat global.

“Melalui program IKN Mengajar, kami ingin memastikan generasi muda di sekitar IKN memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas serta siap menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran bilingual di Sekolah Nasional Terintegrasi IKN,” ujarnya.

Alimuddin menambahkan, Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) IKN saat ini juga telah membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang SMP dan SMA.

“Pada bulan Juli ini, SNT IKN sedang membuka pendaftaran bagi calon peserta didik jenjang SMP dan SMA. Untuk jenjang SD, penerimaan tetap dilakukan menyesuaikan kebutuhan. Selanjutnya, pada awal Agustus akan dilaksanakan tes skolastik bagi calon peserta didik kelas VII SMP dan kelas X SMA sebagai bagian dari proses seleksi,” katanya.

Melalui program IKN Mengajar, Otorita IKN berharap masyarakat di sekitar kawasan ibu kota baru tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi juga memiliki kompetensi dan daya saing untuk tumbuh bersama transformasi IKN menjadi kota berkelas dunia.

Sumber : Humas IKN

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses