Pahlawan Persiba Balikpapan di Play-Off Degradasi Dwi Geno Berseragam Kendal Tornado FC
KENDAL, Inibalikpapan.com – Persiba Balikpapan kembali kehilangan salah satu pemain andalannya jelang musim 2026/2027. Gelandang jangkar Dwi Geno Nofiansyah resmi bergabung dengan Kendal Tornado FC.
Kepastian itu diumumkan manajemen Kendal Tornado FC pada Jumat (24/7). Kehadiran Geno diproyeksikan menjadi solusi untuk memperkuat lini tengah sekaligus menjaga keseimbangan permainan tim dalam menghadapi ketatnya persaingan kompetisi musim depan.
“Kehadiran Geno dapat memperkuat sektor tengah kami, khususnya dalam menjaga keseimbangan permainan serta membantu tim bersaing menghadapi ketatnya kompetisi nanti,” ujar Manajer Kendal Tornado FC, Heri Sasongko, dikutip dari laman ileague.
Dwi Geno musim 2025/2026 merupakan pilar utama di lini tengah Selicin Minyak. Golnya ke gawang Persekat Tegal di babak play off degradasi Championship memastikan Persiba Balikpapan bertahan di kasta kedua nasional.
Dalam laga penentuan itu, tim kebanggaan masyarakat Kota Balikpapan menang tipis 2-1 atas tuan rumah Laskar Muria pada 8 Mei 2026 di Stadion Tri Sanja Tegal, meski bermain dengan 10 pemain.
Karenanya, manajemen Kendal Tornado FC meyakini pengalaman pemain berusia 25 tahun itu akan menjadi nilai tambah bagi skuad. Sebelum membela Persiba Balikpapan, Dwi Geno juga pernah memperkuat Semen Padang FC.
Bagi Dwi Geno, bergabung dengan Kendal Tornado FC menjadi tantangan baru dalam perjalanan kariernya. Ia mengaku antusias memulai petualangan bersama klub asal Jawa Tengah tersebut.
“Saya sangat antusias bisa bergabung dengan Kendal Tornado FC. Ini menjadi tantangan baru bagi saya dan saya siap memberikan kemampuan terbaik untuk tim,” kata pemain kelahiran Batusangkar, Sumatera Barat itu.
Geno mengaku sudah mengetahui kualitas Kendal Tornado FC setelah berhadapan sebagai lawan pada musim lalu. Menurutnya, tim tersebut memiliki organisasi permainan yang solid dan menjadi salah satu lawan yang sulit ditaklukkan.
“Saya sudah melawan Kendal Tornado FC musim lalu dan itu sangat sulit. Tapi musim ini ternyata kami berjodoh,” ujarnya.
Jebolan PPLP Sumatera Barat itu kini fokus beradaptasi dengan rekan setim, pelatih, dan sistem permainan agar bisa segera memberikan kontribusi maksimal. Ia menilai kekompakan menjadi modal utama untuk menghadapi kompetisi yang diprediksi berlangsung semakin sengit.
“Saya ingin cepat beradaptasi dengan tim dan teman-teman baru. Semoga kami bisa bekerja sama dengan baik dan membangun kekompakan sejak awal,” ucapnya.
Geno juga memasang target membawa Kendal Tornado FC meraih hasil terbaik sepanjang musim.
“Target pribadi saya tentu ingin memberikan yang terbaik untuk tim. Yang paling penting kami bisa berjuang bersama, meraih hasil maksimal di setiap pertandingan, dan mencapai target yang sudah ditentukan klub,” tuturnya.
Kepergian Geno menambah daftar pemain yang meninggalkan Persiba Balikpapan setelah musim 2025/2026. Kondisi ini membuat Beruang Madu harus bergerak cepat membangun kembali kekuatan tim agar tetap kompetitif menghadapi musim baru.
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
