Harga Emas Antam Masih Tertahan di Rp2,8 Juta per Gram, Investor Mulai Wait and See

Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

JAKARTA, inibalikpapan.com — Harga emas batangan produksi Antam, UBS, dan Galeri24 terpantau stagnan pada perdagangan Senin (25/5/2026). Meski belum mampu menembus level Rp3 juta per gram, harga logam mulia masih bertahan di posisi tinggi.

Berdasarkan data Sahabat Pegadaian pada pukul 07.51 WIB, harga emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp2.871.000. Sementara emas UBS dibanderol Rp2.815.000 dan Galeri24 Rp2.767.000 per gram.

Angka tersebut tidak berubah dibanding perdagangan sehari sebelumnya. Kondisi ini membuat banyak investor memilih menunggu arah pergerakan pasar global sebelum kembali melakukan transaksi besar.

Harga Emas Masih Tinggi, Tapi Belum Tembus Rp3 Juta

Meski belum menyentuh angka psikologis Rp3 juta per gram, harga emas saat ini masih tergolong tinggi dibanding awal tahun.

Pegadaian menyediakan berbagai pilihan emas mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1 kilogram. Galeri24 menjadi produk dengan pilihan denominasi paling lengkap, sementara Antam di platform Sahabat Pegadaian tersedia hingga ukuran 100 gram.

Berikut harga emas 1 gram pada Senin pagi:

  • Antam: Rp2.871.000
  • UBS: Rp2.815.000
  • Galeri24: Rp2.767.000

Sedangkan emas Antam ukuran 10 gram kini berada di level Rp28.178.000 dan ukuran 100 gram mencapai Rp281.015.000.

Investor Mulai Pantau Arah Pasar Global

Stabilnya harga emas terjadi di tengah dinamika ekonomi global, termasuk pergerakan dolar AS dan ketegangan geopolitik internasional yang masih menjadi perhatian pasar.

Melansir Suara, jaringan inibalikpapan.com, logam mulia masih dianggap sebagai aset aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, pelaku pasar disebut mulai berhitung sebelum melakukan pembelian dalam jumlah besar karena harga sudah berada di level tinggi.

Meski stagnan, harga emas tetap berpotensi bergerak fluktuatif mengikuti kondisi pasar global dan sentimen ekonomi internasional dalam beberapa hari ke depan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses