Ketua Nelayan Tanjung Jumlai, Penajam Sahibe

Hasil Tangkapan Nelayan Tanjung Jumlai Penajam Bergantung  Pada Cuaca

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih sangat bergantung pada cuaca. Khususnya untuk tangkapan rajungan maupun lobster. Hasil tangkapan mereka kini dijual langsung kepada Aruna Indonesia.

“Kalau kencang angin baru bagus pendapatan, kalau teduh, teduh juga pendapatan. Tambah kencang angin tambah kencang juga hasilnya,” ujar Ketua Nelayan Tanjung Jumlai, Penajam Sahibe, Jumat (28/01/2022)

Dia mengatakan, khusus untuk rajungan dalam sebulan bisa mencapai dua pikulan atau rata-rata per hari 5 kilogram. Bahkan kepiting juga terkadang ikut terjaring. Selain juga lobster.

“Ada yang 5 kilo per nelayan. Kan ada nelayan dua hari, ada satu hari (melaut). Jaringnya itu kan lobster sama kepiting sama juga, tergantung rejekinya, kadang kepitingnya, lobsternya juga,” katanya.

Untuk harga per kg rajungan sebelumnya mencapai Rp 100 ribu. Namun turun dalam 1-2 hari ini. “Mungkin karena habis tahun baru pengiriman agak sedikit. Mungkin akhir bulan satu ini bisa naik,” ujarnya.

Sementara untuk lobster khususnya mutiara harganya cukup tinggi mencapai Rp 1,5 juta per kg. “Lobster 1,3 juta sampai 1,5 juta sekilo mutiara. Kalau lobster harus hidup, kalau mati harganya turun,” ungkapnya.

Keberadaan Aruna kini tak sulit lagi bagi nelayan untuk memasarkan hasil tangkapannya. Karena sebelumnya mereka memasarkan langsung ke pasar di Petung hingga ke Kota Balikpapan.

Bahkan Suhibe mengaku dengan bergabung ke Aruna sejak 2019 lalu hingga saat ini, sudah memberikan hasil yang patut disyukuri. ” Alhamdulillah sangat membantu sekali. Mau perbaiki rumah agar lebih lebar karena hasil nelayan kita tampung sementara di rumah, ya ada rencana juga mau umroh, ” tuturnya.

Saat ini nelayan yang tergabung dalam Aruna sekitar 50 nelayan yang ada di kecamatan Penajam Kelurahan Pejala, Desa Tanjung. Nelayan kini jauh lebih bersemangat untuk mencari ikan tangkap berupa rajungan dan lobster.

Baca juga ini :  Daihatsu Luncurkan New Sigra di Atrium E Walk Balikpapan

“Dulu sebelum ada aruna di pasar-pasar petung. Sekarang disini alhamdulilah sudah ada 50 nelayan yang gabung dengan Aruna. Ada koperasinya juga, sangat membantu,” tukasnya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.