Rumah di Pesisir Balikpapan Kota Ambruk Diterjang Ombak, Empat KK Terdampak Dievakuasi

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Tiga rumah warga di kawasan pesisir Kecamatan Balikpapan Kota ambruk setelah diterjang gelombang pasang pada Jumat (10/7/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 Wita itu mengakibatkan empat kepala keluarga (KK) terdampak dan harus meninggalkan tempat tinggal mereka demi keselamatan.

Camat Balikpapan Kota, Rosin Suparlan, mengatakan sebelum rumah-rumah tersebut roboh, warga lebih dulu merasakan bangunan bergoyang akibat kuatnya hantaman ombak. Seluruh rumah yang terdampak berdiri di atas perairan sehingga sangat rentan ketika gelombang pasang datang.

“Peristiwa terjadi saat subuh. Tiga rumah mengalami kerusakan berat hingga ambruk, sedangkan satu rumah lainnya masih berdiri, namun kondisinya sudah miring dan tidak lagi aman untuk dihuni. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujar Rosin.

Meski beberapa warga mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri saat rumah mulai roboh.

Pemerintah bergerak cepat melakukan penanganan. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Puskesmas, serta aparat kecamatan dan kelurahan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban.

Selain itu, bantuan logistik mulai disalurkan oleh berbagai pihak, termasuk unsur kecamatan, koperasi, serta para relawan yang membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Pemerintah juga tengah menyiapkan tenda darurat sebagai lokasi penampungan sementara hingga kondisi dinyatakan aman.

Rosin menjelaskan laporan kejadian diterima dengan cepat melalui sistem koordinasi grup WhatsApp yang digunakan antarperangkat wilayah. Respons cepat tersebut memungkinkan petugas segera melakukan evakuasi dan penanganan awal di lapangan.

Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat, mulai dari ketua RT, kelurahan, BPBD, tenaga kesehatan hingga masyarakat yang bergotong royong membantu para korban.

Di sisi lain, pemerintah mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi pesisir agar tidak memaksakan diri menempati rumah yang telah mengalami kerusakan. Ombak yang masih tinggi berpotensi memicu longsoran maupun ambruknya bangunan lain.

“Kami meminta masyarakat mengikuti arahan petugas dan mengutamakan keselamatan. Jangan kembali ke rumah yang kondisinya sudah tidak layak hingga ada pemeriksaan lebih lanjut. Pemerintah akan terus melakukan pemantauan dan memberikan bantuan kepada warga terdampak,” kata Rosin.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya kerentanan permukiman pesisir terhadap cuaca ekstrem dan gelombang pasang. Pemerintah bersama instansi terkait akan terus memonitor perkembangan kondisi di lapangan sekaligus menyiapkan langkah penanganan lanjutan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses