Ini Tuduhan yang Menjerat eks Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Hingga Disanksi 10 Tahun oleh KFA

Shin Tae-yong / PSSI
Shin Tae-yong / PSSI

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kabar mengejutkan datang dari mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas di sepak bola Korea Selatan selama 10 tahun kepada pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Hukuman itu dijatuhkan setelah KFA menyatakan pelatih Persija Jakarta terbukti melanggar kode etik dan aturan disiplin saat menangani klub Ulsan HD pada musim 2025.

Berdasarkan sejumlah laporan media Korea Selatan, salah satu tuduhan yang menjadi sorotan adalah dugaan tindakan fisik terhadap bek Ulsan HD, Jeong Seung-hyun. Shin disebut menepuk atau menampar pipi pemainnya dalam sebuah insiden di lingkungan tim.

Namun, Shin Tae-yong membantah telah melakukan kekerasan. Ia mengakui sempat menyentuh pipi sang pemain, tetapi menurutnya tindakan itu dilakukan sebagai bentuk keakraban, bukan untuk menyakiti atau menyerang.

Selain dugaan tindakan fisik, KFA juga menilai terdapat pelanggaran etik lain selama Shin menangani Ulsan HD. Di antaranya konflik dengan sejumlah pemain senior yang disebut memengaruhi keharmonisan ruang ganti, serta kontroversi terkait dugaan membawa perlengkapan golf saat tim menjalani agenda tandang.

Meski demikian, federasi belum mengungkap secara rinci pasal-pasal disiplin yang menjadi dasar hukuman tersebut.

Shin Tae-yong Pertimbangkan Banding

Menanggapi keputusan itu, Shin Tae-yong menyatakan kecewa dan menilai hukuman yang dijatuhkan tidak sepenuhnya adil. Ia mengaku tengah mempertimbangkan mengajukan banding terhadap keputusan KFA.

Shin juga enggan membeberkan seluruh kronologi versinya ke publik. Menurutnya, membuka seluruh fakta dikhawatirkan justru berdampak buruk terhadap mantan pemain yang pernah diasuhnya.

Sanksi tersebut berlaku di bawah yurisdiksi KFA sehingga membatasi aktivitas kepelatihannya di kompetisi Korea Selatan. Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai kemungkinan perluasan sanksi ke level internasional melalui FIFA.

Dipecat Ulsan HD

Selama memimpin Ulsan, performa tim jauh dari harapan. Dari 10 pertandingan, Shin hanya mampu membawa tim meraih dua kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan.

Ulsan juga gagal menang dalam tujuh laga liga secara beruntun sehingga terpuruk di papan bawah klasemen atau zona degadasi hingga berakhi dipecat.

Penulis : Channel A/News A Korea

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses