Home / iniFLASH / Kaltim Mendapat Bantuan 2.000 ADP dari TNI
Kasdam VI Mulawarman Brigjen TNI Tri Nugraha Hartanta secara simbolis menyerahkan APD kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim yang diwakili Direktur Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibow Balikpapan Edy Iskandar didampingi Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi (foro instagram Humas Pemkot Balikpapan).

Kaltim Mendapat Bantuan 2.000 ADP dari TNI

BALIKPAPAN, Inibalikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan mendapat bantuan alat pelindung diri (APD) sekitar 2.000 set dari TNI, Rabu (25/03), pukul 20.00 wita. ADP tersebut, dibawa menggunakan pesawat Hercules CN295/A-2907 milik TNI AU.

Ribuan ADP tersebut, diserahkan secara simbolis oleh Kasdam VI Mulawarman Brigjen TNI Tri Nugraha Hartanta kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim yang diwakili Direktur Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibow Balikpapan Edy Islandar.

Dalam akun Instagram resmi Humas Pemkot Balikpapan,tampak hadir dalam serahterima bantuan tersebut, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi didampingi Sekretaris Daerah Sayid MN Fadli, termasuka Asisten Bidang Tata Pemerintahan Syaiful Bahri.

Nantinya bantuan APD tersebut akan didistribusikan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prov. Kaltim kepada beberapa rumah sakit yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan utama yang ada di Kaltim.

Sementara berdasarkan data Dinas kesehatan Provinsi Kaltim jumlah orang dalam pemantauan (OPD) di Kaltim saat ini berjumlah 1.440. Sebanyak 466 OPD telah selesai menjalani 14 hari masa isolasi di rumah.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) jumlahnya 64 kasus, sebanyak 26 hasil pemeriksaan laboratorium negatif, 11 dikonfirmasi positif dan yang saat ini menunggu hasil laboratorium sebanyak 27 kasus.

Comments

comments

About glen

Check Also

Masih Tersisa 20 Persen, Kantor Pos Distribusikan BST Pemkot Mulai Rabu

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Penyaluran bantuan sosial tunai tahap 3 dan 4 dari APBD Kota yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.