Menkeu Tak Tahu Anggaran Sapi Kurban Prabowo Rp100 Miliar, Suruh Tanya Kemensetneg
JAKARTA, inibalikpapan.com – Presiden Prabowo Subianto menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban ke berbagai daerah di Indonesia pada Iduladha 1447 Hijriah.
Program itu menggunakan dana APBN dengan nilai yang perkiraan mencapai sekitar Rp100 miliar. Namun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak mengetahui detail anggarannya.
“Saya nggak tahu masalah itu. Saya cek, saya nggak tahu,” ujar Purbaya usai salat Idul Adha di kantor Direktorat Jenderal Pajak RI, melansir dari Suara, jaringan inibalikpapan.com.
Purbaya kemudian meminta wartawan mengonfirmasi langsung ke Kementerian Sekretariat Negara. “Tanya Mensesneg. Saya rasa si uang mereka sendiri,” katanya.
Kemensetneg belum memberikan respons resmi hingga berita ini turun.
Polemik ini muncul bukan tanpa konteks. Sebelumnya, Purbaya juga mengakui kecolongan atas pengadaan 25.000 unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional senilai Rp1,05 triliun—anggaran yang sebenarnya sudah mendapat penolakan namun tetap lolos dalam sistem.
Purbaya menyebut celah itu akibat kelemahan perangkat lunak di Direktorat Jenderal Anggaran yang kini tengah mereka perbaiki.
Di tingkat lokal, salah satu sapi kurban presiden telah panitia sembelih di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center dan mereka distribusikan kepada warga setempat.
Sapi dalam program itu berasal dari peternak Balikpapan—seekor sapi jenis simental cross limousine berbobot 1.050 kilogram bernama “Bison” milik MWK Farm, yang lolos seleksi nasional setelah dipelihara selama empat tahun.***
BACA JUGA
