Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Tiga Jurnalis Indonesia yang Diculik Tentara Israel

JAKARTA, inibalikpapan.com – Pemerintah Indonesia terus mengupayakan pembebasan tiga jurnalis Indonesia yang ditahan militer Israel saat meliput misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Gaza, Palestina.

Langkah diplomatik dan jalur hukum kini ditempuh melalui pihak ketiga karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik langsung dengan Israel.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengaku prihatin atas penahanan warga negara Indonesia yang tengah menjalankan misi kemanusiaan di perairan internasional.

“Masyarakat sangat prihatin dan menyesalkan apa yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap warga negara Indonesia, khususnya para wartawan yang melintasi perairan internasional untuk melakukan kegiatan kemanusiaan membantu para korban konflik di Gaza,” kata Yusril di Universitas Negeri Surabaya, Selasa.

Tiga jurnalis Indonesia yang hingga kini disebut masih sulit dihubungi adalah Bambang Noroyono, Thoudy Badai, dan Andre Prasetyo Nugroho.

“Sampai hari ini kita harus ketahui bahwa masih dalam keadaan sulit untuk menghubungi,” ujar Yusril.

Apa Langkah Konkret?

Menurutnya, Kementerian Luar Negeri RI telah melakukan langkah proaktif untuk mencari informasi keberadaan para jurnalis sekaligus mengupayakan pembebasan mereka melalui jalur internasional.

Yusril menegaskan, kendala utama yang dihadapi Indonesia adalah tidak adanya hubungan diplomatik dengan Israel sehingga pemerintah tidak dapat melakukan negosiasi langsung.

“Kita tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel dan kita tidak dapat melakukan perundingan langsung dengan pihak Israel,” tuturnya.

Meski demikian, pemerintah memastikan tidak tinggal diam dan tetap menempuh berbagai langkah hukum maupun diplomatik demi melindungi warga negara Indonesia di luar negeri.

“Kita tentu akan mengambil upaya-upaya diplomatik dan upaya-upaya hukum melalui pemerintah dan pihak ketiga untuk melindungi warga negara kita yang diculik oleh negara Israel,” kata Yusril.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses