Pemkot Balikpapan Kerahkan Pengawasan Hewan Kurban hingga Tingkat Kelurahan

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan memperketat pengawasan pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah dengan melibatkan petugas kesehatan hewan dan aparat kewilayahan hingga tingkat kelurahan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses kurban berjalan aman, sehat, dan sesuai ketentuan syariat.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengatakan pengawasan dilakukan mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih hingga distribusi daging kepada masyarakat. Pemerintah ingin memastikan hewan kurban yang disalurkan benar-benar layak konsumsi dan bebas dari penyakit.

“Pengawasan kami lakukan sejak awal, termasuk pemeriksaan kesehatan hewan sebelum pemotongan. Ini penting agar masyarakat merasa aman dan nyaman menerima daging kurban,” ujar Rahmad, Rabu (27/5/2026).

Menurutnya, pelaksanaan kurban di Balikpapan tahun ini berlangsung kondusif dengan tingginya partisipasi masyarakat, perusahaan, maupun instansi pemerintah. Sejumlah masjid di berbagai kecamatan juga melaksanakan penyembelihan dalam jumlah besar dengan melibatkan panitia dan relawan.

Pemerintah Kota melalui Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DP3) turut menurunkan tenaga kesehatan hewan untuk memantau kondisi sapi dan kambing kurban. Pemeriksaan dilakukan terhadap kondisi fisik hewan, organ dalam setelah penyembelihan, hingga kebersihan area pemotongan.

Selain aspek kesehatan, Pemkot Balikpapan juga menekankan pentingnya ketertiban dan kebersihan lingkungan selama proses kurban berlangsung. Panitia diminta menjaga sanitasi lokasi penyembelihan agar limbah tidak mencemari saluran air maupun lingkungan sekitar permukiman warga.

Jadi Sarana Edukasi

Rahmad juga kembali mengingatkan panitia agar mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban. Ia berharap momentum Iduladha dapat sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

“Kami mengajak seluruh panitia menggunakan wadah yang lebih ramah lingkungan. Semangat berbagi harus sejalan dengan kepedulian terhadap kebersihan kota,” katanya.

Di sejumlah lokasi, masyarakat mulai menggunakan besek, wadah daur ulang, hingga kantong ramah lingkungan untuk membagikan daging kurban kepada warga penerima manfaat. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah karena dinilai mendukung program pengurangan sampah plastik di Balikpapan.

Sementara itu, distribusi daging kurban dilakukan menggunakan sistem kupon agar penyaluran lebih tertib dan tepat sasaran. Warga yang menerima bantuan diprioritaskan dari kalangan kurang mampu dan masyarakat sekitar lingkungan masjid.

Pemkot Balikpapan berharap pelaksanaan Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah dan pengorbanan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial, budaya gotong royong, serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses