Pesan Wakil Wali Kota di Momen Idul Adha: Mari Perkuat Solidaritas Sosial di Balikpapan
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Di tengah gema takbir Iduladha yang berkumandang di lingkungan Kilang Pertamina Balikpapan, Rabu (27/5/2026), Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengajak warga menitipkan doa untuk ratusan jamaah haji asal Balikpapan yang sedang menjalani puncak ibadah di Tanah Suci.
Sebanyak 675 jamaah haji asal Balikpapan disebut tengah menapaki rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. Menurut Bagus, doa dari kampung halaman menjadi kekuatan moral penting bagi para jamaah.
“Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita, khususnya 675 jamaah haji asal Kota Balikpapan, agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji,” ujarnya di hadapan jamaah Salat Id.
Ia berharap seluruh jamaah dapat menyelesaikan ibadah dengan lancar hingga kembali ke Balikpapan dalam keadaan sehat dan berkumpul kembali bersama keluarga.
Di momen Iduladha itu, Bagus juga mengingatkan bahwa makna kurban tidak berhenti pada penyembelihan hewan semata. Menurutnya, Iduladha menjadi pengingat penting tentang nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi. Terutama di tengah kehidupan masyarakat kota yang semakin individualistis.
“Iduladha mengajarkan pentingnya berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap sesama. Pembagian daging kurban menjadi simbol hadirnya kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” katanya.
Ia pun mengapresiasi tingginya partisipasi warga Balikpapan dalam berkurban setiap tahun. Bagus menilai semangat warga mencerminkan budaya gotong royong yang masih kuat terjaga di Kota Balikpapan.
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan dan Wali Kota Balikpapan, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berkurban. Ini bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga wujud nyata kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Pelaksanaan Salat Iduladha di kawasan Kilang Pertamina Balikpapan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan BDI KPB Pertamina Balikpapan, tokoh agama, dan masyarakat. Bertindak sebagai imam dan khatib yakni ulama asal Jakarta Timur, Syekh Huzain Al-Jaber. Ia dalam khutbahnya menyinggung pentingnya menjaga persatuan umat dan semangat pengorbanan dalam kehidupan sosial.
BACA JUGA
