Ratusan Rumah Tak Layak Huni di Balikpapan Dibedah, Tahun 2027 Ditarget Lebih Banyak
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Balikpapan mulai dikebut. Tahun ini Pemkot Balikpapan menargetkan 100 rumah warga diperbaiki melalui APBD, dengan seluruh pengerjaan diharapkan rampung pada Oktober 2026.
Program tersebut menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang dinilai membutuhkan perbaikan hunian berdasarkan hasil asesmen dan verifikasi di lapangan.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan perbaikan RTLH tidak cukup hanya membuat bangunan kembali berdiri. Rumah yang diperbaiki juga harus memenuhi unsur kesehatan, kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya.
Hal itu disampaikannya saat meninjau progres pembangunan tiga rumah penerima bantuan RTLH di Jalan Selili RT 42, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Kamis (20/8/2026).
Menurut Bagus, rumah yang layak dihuni harus memiliki pencahayaan yang cukup, sirkulasi udara yang baik, pintu dan jendela yang memadai, serta konstruksi bangunan yang aman.
“Kami ingin ada keseragaman kualitas rumah yang dibangun. Rumah harus memperhatikan pencahayaan, sirkulasi udara, dan aspek kesehatan lainnya, sehingga masyarakat yang menempatinya dapat hidup lebih sehat dan nyaman,” ujarnya.
Untuk menjaga kualitas pembangunan, Pemkot Balikpapan menurunkan delapan tenaga pengawas. Mereka bertugas memantau pengerjaan sekaligus memberikan pendampingan teknis kepada warga penerima bantuan.
Penerima RTLH Tidak Dipusatkan di Satu Wilayah
Program RTLH tahun ini tidak hanya menyasar satu kawasan. Penerima bantuan tersebar di seluruh kecamatan di Kota Balikpapan.
Bagus menjelaskan, penerima ditentukan berdasarkan hasil asesmen dan verifikasi terhadap kondisi rumah serta kelayakan calon penerima.
“Penetapan penerima berdasarkan hasil penilaian lapangan. Jadi, siapa yang paling membutuhkan dan memenuhi syarat akan menjadi prioritas,” katanya.
Dari target 100 unit rumah pada 2026, sebagian sudah memasuki tahap pembangunan dan sebagian lainnya masih dalam proses pengerjaan. Pemkot Balikpapan menargetkan seluruh unit tersebut selesai pada Oktober mendatang.
Tahun 2027 Diusulkan 250 Rumah
Kebutuhan terhadap hunian layak masih menjadi perhatian Pemkot Balikpapan. Karena itu, jumlah penerima program RTLH diusulkan meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2027.
Pemkot mengusulkan 250 unit rumah untuk program tahun depan.
“Tahun depan sudah kami usulkan sebanyak 250 unit. Mudah-mudahan setiap tahun jumlahnya terus bertambah sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program ini,” ujar Bagus.
Ia berharap dukungan anggaran daerah maupun transfer dari pemerintah pusat dapat diperkuat. Dengan ruang fiskal yang lebih besar, program yang menyentuh langsung kebutuhan warga, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni, dapat terus diperluas.***
Penulis: Samsul
Editor: Donny M.
BACA JUGA
