SADAP Jadi Inovasi Baru DPMPTSP untuk Percepat Akses Data Perizinan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik melalui peluncuran aplikasi SADAP (Satu Data Perizinan).
Inovasi ini dihadirkan sebagai solusi untuk menyediakan data perizinan yang transparan, akurat, dan terintegrasi sehingga dapat dimanfaatkan oleh pemerintah maupun masyarakat.
Kepala DPMPTSP Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi, mengatakan aplikasi SADAP merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, modern, dan berbasis data.
“Kami menghadirkan SADAP untuk mendukung penuh keterbukaan informasi dan integrasi data yang akurat. Aplikasi SADAP memberikan kemudahan serta efisiensi kerja bagi berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan,” ujar Hasbullah Helmi, Rabu (5/8/2026).
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengakses berbagai informasi perizinan dalam bentuk grafik yang mudah dipahami. Sistem juga telah terintegrasi dengan data Online Single Submission (OSS) sehingga mampu menyortir data perizinan berdasarkan kementerian atau lembaga terkait.
Selain itu, aplikasi SADAP dilengkapi fitur pencarian data reklame baliho yang tersebar di berbagai wilayah Kota Balikpapan. Kehadiran fitur tersebut diharapkan dapat mempermudah proses pemantauan sekaligus mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Hasbullah menjelaskan, aplikasi ini dirancang agar mudah dioperasikan oleh seluruh pengguna. Untuk mengakses layanan, pengguna cukup melakukan login menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“Setelah login menggunakan NIK, pengguna dapat langsung melakukan penyaringan data berdasarkan nama maupun rentang tanggal tertentu. Dengan begitu, proses pencarian informasi menjadi lebih cepat, tepat, dan efisien,” katanya.
Peroleh Dokumen Pelaporan
Tak hanya itu, aplikasi SADAP juga menyediakan fitur ekspor data ke dalam format PDF. Fasilitas tersebut memudahkan pengguna memperoleh dokumen yang dibutuhkan untuk kepentingan administrasi maupun pelaporan.
“Pengguna bisa langsung mengunduh hasil penyaringan data dalam bentuk PDF. Kami juga melengkapi aplikasi ini dengan video tutorial agar seluruh pengguna dapat memahami cara pengoperasiannya dengan mudah,” jelasnya.
Menurut Hasbullah, pemanfaatan teknologi informasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Data yang tersaji secara terintegrasi akan mengurangi potensi kesalahan komunikasi antarperangkat daerah sekaligus mempercepat proses penyusunan kebijakan.
“Kami berkomitmen terus menghadirkan inovasi digital dan membangun ekosistem kerja yang modern. Data yang tersaji secara rapi akan meminimalkan potensi kesalahan komunikasi antarinstansi serta membantu pimpinan daerah dalam mengambil keputusan yang tepat,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh organisasi perangkat daerah maupun masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi SADAP secara optimal. Menurutnya, kolaborasi dalam pemanfaatan teknologi akan menjadi salah satu kunci peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Balikpapan.
“Mari bersama-sama memanfaatkan SADAP dan memahami cara penggunaannya. Dengan tata kelola data yang semakin baik, kita dapat mewujudkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel di Kota Balikpapan,” pungkasnya.***
Penulis : Dani
Editor : Ramadani
BACA JUGA
