Harga Berbagai Komoditas Tetap, Pasar Klandasan Masih Jadi Pilihan Warga Berbelanja

Ilustrasi pasar. Kota Balikpapan mencatat deflasi sebesar 0,06 persen (mtm) pada September 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, inflasi tahunan Balikpapan hanya 1,15 persen (yoy), lebih rendah dibanding inflasi nasional sebesar 2,65 persen (yoy) dan rata-rata empat kota di Kalimantan Timur yang mencapai 1,77 persen (yoy). (Foto: Samsul/Inibalikpapan)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Aktivitas perdagangan di Pasar Klandasan pada Rabu (5/8/2026) berlangsung normal. Berdasarkan hasil pemantauan harga harian, seluruh komoditas kebutuhan pokok tercatat masih stabil tanpa mengalami kenaikan maupun penurunan dibandingkan sehari sebelumnya.

Stabilnya harga tersebut menjadi indikator bahwa pasokan bahan pangan di Balikpapan masih aman. Distribusi dari pemasok ke pasar juga berjalan lancar sehingga belum memicu perubahan harga pada berbagai kebutuhan pokok masyarakat.

Komoditas beras masih bertahan di harga sebelumnya. Beras medium dijual mulai Rp15.400 hingga Rp16.000 per kilogram, sedangkan beras premium tetap berada di harga Rp18.000 per kilogram.

Untuk bumbu dapur, bawang merah dan bawang putih sama-sama dijual Rp48.000 per kilogram. Cabai keriting dan cabai merah besar juga masih bertahan di angka Rp57.000 per kilogram, sementara cabai rawit dijual Rp45.000 per kilogram.

Pada kelompok protein hewani, harga daging ayam ras tetap Rp40.500 per kilogram. Daging sapi murni juga tidak mengalami perubahan dan masih dipasarkan Rp165.000 per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras bertahan di harga Rp2.200 per butir dan telur bebek Rp3.000 per butir.

Komoditas Lainnya Ikut Stabil

Komoditas hasil laut juga masih stabil. Ikan tongkol dijual Rp40.000 per kilogram, ikan trakulu Rp80.000 per kilogram, ikan asin teri besar Rp80.000 per kilogram, ikan asin teri kecil Rp140.000 per kilogram, sedangkan ikan asin bambangan tetap menjadi komoditas dengan harga tertinggi, yakni Rp200.000 per kilogram.

Harga gula pasir dalam negeri masih Rp19.000 per kilogram dan gula pasir merek Gulaku Rp21.000 per kilogram. Untuk minyak goreng, Bimoli Spesial tetap dijual Rp24.000 per liter, sedangkan minyak goreng curah Rp20.000 per liter. Minyak goreng Bimoli Klasik masih belum tersedia di pasaran.

Di kelompok sayuran, bayam dijual Rp9.000 per ikat, kangkung Rp7.000 per ikat, kacang panjang Rp14.000 per ikat, dan sawi Rp13.000 per ikat. Seluruh harga tersebut tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya.

Begitu pula dengan komoditas lainnya seperti tepung terigu, susu, margarin, dan mi instan yang masih dipasarkan dengan harga yang sama. Tepung terigu Kompas dan Payung masing-masing Rp15.000 per kilogram, sedangkan mi instan Indomie Kari Ayam tetap dijual Rp3.500 per bungkus.

Tidak adanya perubahan harga pada seluruh komoditas menunjukkan kondisi pasar masih terkendali. Ketersediaan stok yang mencukupi serta distribusi yang lancar diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dalam beberapa waktu ke depan.

Pemerintah Kota Balikpapan melalui instansi terkait akan terus melakukan pemantauan rutin terhadap harga dan pasokan bahan pangan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.***

Penulis : Dani/Sahabat.co.id

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses