Menteri ESDM melakukan menyambungan pipa jaringan gas di kawasan Tanah Abang atau 200 meter dari SBPG Muara Rapak (16/6/2016)

Tiga SPBG Balikpapan Senilai Rp103 Miliar Resmi Beroperasi

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral Sudirman Said meresmikan pengoperasional SPBG mother stasion Jalan Jenderal Ahmad Yani, Balikpapan atau Muara Rapak pada Kamis malam (16/6/2016).

Peresmian ditandai dengan pengisian BBG ke satu unit kendaraan.
Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan spbg ini merupakan bentuk dukungan infrastruktur konversi gas energi bersih di kota Balikpapan Pemerintah berupaya untuk memperbanyak infrastruktru seperti ini.

“Dan Balikpapan merupakan salah satu kota untuk mempercepat penggunaan energi bersih,” kata semalam didampingi walikota Rizal Effendi dan jajaran Manangemen Pertamina dan Pertamina Kalimantan termasuk dari VP Comuniccation Pertamina Wianda.

Sebelum meresmikan station SPBG menteri melakukan peninjauan sejenak penyambungan jaringan pipa gas kota yang tepat berada di kawasan Tanah Abang atau sekitar 200 meter dari SPBG Muara Rapak ini.851416989_90014

Sudirman mengatakan dengan menggunakan BBG maka selain efisien juga dinilai lebih bersih. Penggunaan BBG ini jauh lebih murah dibandingkan menggunakan BBM. “Perbandingan kira-kira 50 sampai 60% dari BBM,” sebutnya.

Lanjut Sudirman pemerintah pusat juga telah menyiapkan 170 konverter yang akan dipasang di kendaraan dinas pemkot dan taksi-taksi secara gratis ini untuk uji coba.

“Kita juga mendorong supaya masyarakat terbiasa menggunakan BBG. Kita dari waktu ke waktu kita mendorong bahan bakar yang lebih bersih bagi masyarakat,” ucapny.

Selain pemerintah daerah dengan kendaraan dinas dan angkutan umum, pemerintah juga mendorong penggunaan BBG untuk industri.
Di Balikpapan telah dibangun 3 SPBG yakni dua daugther stasion di Sepinggan dan Batu Ampar dan satu mother stasion di Muara Rapak.
Sementara untuk jaringan gas rumah tangga dalam kaitan dengan city gas, Kementerian ESDM membangun jaringan gas sebanyak 3.892 sambungan di kota Balikpapan.

Baca juga ini :  APBD Perubahan 2019 Ditetapkan Rp 2,6 Trilun Lebih, Dapat Bantuan dan Bagi Hasil Provinsi

“Dan itu juga dilakukan secara bertahap dan walikota sangat mendukung untuk dilakukan ini Konvensi tahap lanjut,” tuturnya.

Menurutnya untuk kesuksesan program ini selain berkoordinasi terus dengan kementerian Perindustrian dan Asosiasi organda.
Dia menyebutkan konversi jaringan gas kota ini ada beberapa kota yang sudah dilakukan pembangunan instalasi dan sudah berjalan seperti Surabaya, Batam, Tarakan, Sumatera Selatan, Tarakan dan untuk Kaltim sudah berjalan di kota Bontang.

“ Juga Balikpapan dan berikutnya kita bangun pula di Samarinda,” sebutnya.

Sementara VP Comuniccation Pertamina Pusat Wiando Puspo menambahkan untuk membuat infrastruktur mother station dan dua daughter station di Balikpapan menelan anggaran Rp103 miliar.

Sebelumnya, peresmian SPBG Balikpapan dijadwalkan Kamis sore pukul 16.00 wita namun berubah karena sebelum ke Balikpapan Menteri ESDM dan rombongan melakukan peninjauan Proyek PLTA Kayan di kota Tarakan, Kaltara pada Kamis siang. Namun pesawat yang ditumpangi mengalami delay sehingga peresmian baru dilakukan pada Kamis malam pukul 19.30 wita.

Sebelumnya juga telah dijadwalkan peresmian pada Rabu pekan lalu namun tertunda secara mendadak karena menteri harus menghadap presiden.

Usai meresmikan SPBG mother station menteri ESDM dan rombongan langsung meninggalkan kota Balikpapan menuju Jakarta.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.