Warga Baru Ulu Percantik Lingkungan dengan Mural Bernuansa Piala Dunia 2026
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Semangat menyambut perhelatan Piala Dunia 2026 tidak hanya terasa di negara-negara peserta, tetapi juga menginspirasi warga di berbagai daerah, termasuk di Kelurahan Baru Ulu, Kota Balikpapan.
Melalui kegiatan gotong royong, masyarakat setempat mempercantik lingkungan dengan melakukan pengecatan dan pembuatan mural di sejumlah dinding fasilitas umum.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan permukiman tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari orang dewasa, remaja hingga anak-anak. Dengan membawa perlengkapan sederhana seperti kuas, cat, dan ember, mereka bersama-sama mengubah dinding yang sebelumnya kusam menjadi lebih berwarna dan menarik.
Warna-warna cerah serta berbagai corak yang menggambarkan semangat persatuan dan sportivitas dipilih untuk menghiasi area tersebut. Hasilnya, lingkungan yang sebelumnya terlihat biasa kini tampil lebih hidup dan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga maupun pengunjung yang melintas.
Tokoh masyarakat setempat, Jamal, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif warga yang dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan. Semangat Piala Dunia menjadi inspirasi untuk menghadirkan kebersamaan, sekaligus mengajak generasi muda agar lebih peduli terhadap kebersihan dan keindahan kawasan tempat tinggal mereka,” ujar Jamal, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mempercantik kawasan permukiman, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Kebersamaan yang terjalin selama proses pengecatan menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Dinding yang dipercantik berada di sepanjang jalur lingkungan dan area drainase terbuka yang selama ini menjadi akses harian warga. Penataan visual melalui mural dan pengecatan diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih nyaman, sekaligus mengurangi kesan kumuh pada ruang publik.
Di sela-sela kegiatan, suasana penuh keakraban tampak mewarnai proses pengerjaan. Anak-anak yang ikut berpartisipasi terlihat antusias membantu mewarnai beberapa bagian dinding, sementara para orang tua memberikan arahan dan dukungan. Momen tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat ditanamkan sejak usia dini.
Jamal berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi budaya masyarakat, tidak hanya ketika ada momentum besar seperti Piala Dunia.
“Lingkungan yang bersih dan indah tidak tercipta dengan sendirinya. Dibutuhkan kebersamaan dan kepedulian seluruh warga untuk menjaganya. Kami berharap semangat ini terus hidup dan menjadi contoh bagi kawasan lainnya,” katanya.
Lebih dari sekadar mempercantik tembok, kegiatan tersebut menghadirkan pesan tentang pentingnya kebersamaan dalam membangun lingkungan yang nyaman. Di tengah dinamika kehidupan perkotaan, gotong royong menjadi pengingat bahwa ruang hidup yang tertata dan penuh warna lahir dari kepedulian bersama.
Dari tembok-tembok yang kini berwarna-warni, tersimpan harapan agar semangat persatuan, kebersihan, dan cinta terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat Balikpapan.***
BACA JUGA
