Wastra Diaspora 2026: Kaltim Siap Tembus Pasar Australia Lewat Fashion dan Produk Kreatif

Dekranasda Kaltim terus mendorong ekspansi produk kreatif daerah ke pasar internasional melalui program strategis Wastra Diaspora 2026.
Dekranasda Kaltim terus mendorong ekspansi produk kreatif daerah ke pasar internasional melalui program strategis Wastra Diaspora 2026. (foto : Pemprov)

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dekranasda Kaltim terus mendorong ekspansi produk kreatif daerah ke pasar internasional melalui program strategis Wastra Diaspora 2026.

Sebagai langkah awal, Dekranasda Kaltim menggelar pertemuan kolaboratif bersama Pandawi Wastra Borneo, Javabor Balikpapan, dan Aemtobe di Kantor DPPKUKM Kaltim, Jumat (12/6/2026).

Program ini dijadwalkan berlangsung pada 1–4 Oktober 2026, bertepatan dengan momentum Hari Batik Nasional.

Dorong Kaltim Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Baru

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai pusat baru ekonomi kreatif berbasis budaya Nusantara.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kaltim, Heny Purwaningsih, menegaskan dukungan penuh terhadap program ini.

“Wastra Diaspora menjadi momentum penting untuk mengangkat produk lokal Kaltim ke panggung global,” ujarnya.

Fashion Show hingga Expo Produk Unggulan

Sejumlah agenda utama telah disiapkan, antara lain:

  • Fashion show wastra khas Kalimantan Timur
  • Expo dan bazaar produk kreatif
  • Workshop desain produk fashion
  • Promosi kriya dan wastra untuk pasar internasional

Kegiatan ini tidak hanya menampilkan kekayaan budaya, tetapi juga menjadi ruang peningkatan kapasitas pelaku UMKM dan desainer lokal.

Bidik Pasar Global Lewat Diaspora Melbourne

Tak berhenti di 2026, program ini juga diarahkan berkelanjutan dengan memperkuat kerja sama bersama diaspora Indonesia di Melbourne pada 2027.

Langkah ini membuka peluang lebih luas bagi produk lokal untuk menembus pasar ekspor, khususnya di Australia.

Produk Kaltim Siap Go Internasional

Selain sektor fashion, peluang ekspor juga dibuka untuk berbagai produk unggulan daerah, seperti:

  • Ikan asin berkualitas
  • Lulur tradisional
  • Teh herbal khas Kalimantan
  • Amplang dan produk olahan lainnya

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

Angkat Budaya Jadi Kekuatan Ekonomi

Dekranasda Kaltim menegaskan bahwa Wastra Diaspora bukan sekadar event budaya, tetapi strategi ekonomi untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Melalui sinergi antara komunitas kreatif, desainer, pelaku UMKM, dan institusi budaya, produk Kaltim diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Penulis : Pemprov

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses