1.037 Koperasi Merah Putih di Kaltim Siap Jadi Pemasok Kebutuhan IKN
SAMARINDA, Inibalikpapan.com — Program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) kini diproyeksikan menjadi pilar utama penggerak ekonomi akar rumput di Kalimantan Timur. Dengan total 1.037 unit yang tersebar di seluruh kabupaten/kota, koperasi ini diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan sekaligus menangkap peluang pasar dari kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).
Plt Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Kaltim, Ronny Suhendra, menegaskan bahwa ribuan koperasi tersebut dibentuk dengan misi memberdayakan potensi lokal masing-masing wilayah.
Fokus pada Potensi Lokal dan Rantai Ekonomi Bawah
Ronny menjelaskan bahwa setiap koperasi Merah Putih diarahkan untuk mengembangkan usaha yang relevan dengan kondisi geografis desa, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga perdagangan sembako.
“Tujuan utamanya adalah menjadi penggerak ekonomi di tingkat desa dan kelurahan, sehingga usaha-usaha masyarakat bisa berkembang sesuai potensi daerah masing-masing,” ujar Ronny.
Konsep ini dirancang untuk memperkuat rantai ekonomi masyarakat dari tingkat terbawah, sehingga perputaran uang tetap berada di lingkungan desa dan memberikan dampak kesejahteraan yang langsung dirasakan warga.
Pendampingan Profesional dan Manajemen Modern
Pemerintah Provinsi Kaltim tidak hanya membentuk kelembagaan, tetapi juga menyiapkan infrastruktur pendukung agar koperasi tidak mati suri. Berbagai dukungan telah disiapkan, antara lain:
- Pelatihan SDM: Peningkatan kapasitas pengurus dalam manajemen organisasi.
- Pendampingan Usaha: Bantuan teknis dalam pengembangan produk dan jasa.
- Tenaga Profesional: Penempatan asisten dan manajer koperasi untuk memastikan operasional berjalan secara akuntabel dan modern.
“Semua koperasi yang dibentuk sudah mendapatkan pembinaan dan pengetahuan tentang bagaimana memulai usaha serta mengelola koperasi dengan baik,” tambahnya.
Menangkap Peluang di Era IKN
Kehadiran IKN di Kalimantan Timur menjadi momentum emas bagi Koperasi Merah Putih. Pertumbuhan penduduk dan pembangunan infrastruktur yang masif membuka kebutuhan logistik yang sangat besar.
Pemerintah berharap, melalui penguatan koperasi ini, masyarakat desa tidak hanya menjadi penonton, tetapi berperan aktif sebagai pemasok kebutuhan pangan maupun jasa bagi kawasan IKN. Dengan kelembagaan yang kuat, desa-desa di Kaltim diharapkan dapat menikmati manfaat pertumbuhan ekonomi secara adil dan berkelanjutan. / Pemprov
BACA JUGA
