Atlet Balikpapan Bertolak ke China, Bawa Misi Harumkan Merah Putih di ISKA International Open 2026
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Semangat dan optimisme mengiringi keberangkatan kontingen atlet kickboxing Kota Balikpapan yang akan memperkuat Tim Nasional Indonesia pada ajang ISKA International Open China 2026 di Hainan, China, yang berlangsung pada 3–10 Agustus 2026.
Keberangkatan kontingen dilepas langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Senin (3/8/2026) dini hari.
Dalam kesempatan tersebut, Ratih menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet yang berhasil menembus level internasional. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan buah dari latihan yang disiplin, dukungan pelatih, serta peran besar keluarga yang terus memberikan motivasi kepada para atlet.
“Kami mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan kibarkan Merah Putih di kancah internasional. Terima kasih juga kepada para orang tua yang selama ini setia mendampingi dan mendukung putra-putrinya hingga mampu mengharumkan nama Balikpapan dan Indonesia,” ujarnya.
Kontingen Balikpapan dipercaya menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia setelah menorehkan prestasi gemilang pada ISKA Indonesia Open 2026 di Jakarta, 28 Juni lalu. Saat itu, mereka berhasil mengoleksi enam medali emas, empat medali perak, dan dua medali perunggu, sehingga berhak mewakili Indonesia pada kejuaraan internasional di China.
Kontingen dipimpin oleh pelatih Handi Prayitno dengan tujuh atlet terbaik, yakni Alexander Marco Indrajaya, Lionel Sebak A., M. Fandy Ibrahim, Hafiz Brian Zada, Ernes Zacky T., Mohd. Rezman Fetry, dan Adela Keisha Ramadhani.
Sebagian besar atlet tersebut merupakan peraih medali emas pada ISKA Indonesia Open 2026. Bahkan, beberapa di antaranya konsisten mempertahankan prestasi sejak tahun sebelumnya, menunjukkan pembinaan olahraga bela diri di Balikpapan terus berkembang dan mampu melahirkan atlet berdaya saing internasional.
Keikutsertaan mereka di ISKA International Open China menjadi kesempatan penting untuk mengukur kemampuan menghadapi atlet-atlet dari berbagai negara sekaligus menambah pengalaman bertanding di level dunia.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap capaian para atlet tidak hanya berhenti pada prestasi individu, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menekuni olahraga secara serius. Dukungan terhadap pembinaan atlet usia dini dinilai menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak prestasi yang berkelanjutan.
Keberangkatan kontingen ini menjadi bukti bahwa Balikpapan terus mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap membawa nama Indonesia bersaing di panggung internasional. Harapannya, mereka dapat kembali ke Tanah Air dengan membawa prestasi terbaik sekaligus mengibarkan Merah Putih di podium kehormatan.***
Penulis :Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
