Balikpapan Islamic Center Jadi Titik Awal Kunjungan Menag, Nasaruddin Umar: Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengawali kunjungan kerjanya di Kota Balikpapan dengan melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid Madinatul Iman Islamic Center, Sabtu (4/7/2026). Ratusan jemaah telah memadati masjid sejak dini hari untuk mengikuti ibadah sekaligus mendengarkan tausiah dari Menteri Agama.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda ibadah, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam memperkuat nilai persaudaraan, moderasi beragama, serta kehidupan sosial yang harmonis di Kalimantan Timur.
Masjid Bukan Sekadar Tempat Salat
Dalam tausiahnya, Nasaruddin Umar mengajak umat Islam mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat peradaban yang mampu melahirkan generasi berakhlak, berilmu, dan peduli terhadap sesama.
Menurutnya, masjid tidak boleh hanya dimaknai sebagai tempat melaksanakan ibadah ritual, tetapi juga menjadi ruang pendidikan, pembinaan moral, pemberdayaan masyarakat, hingga memperkuat persatuan umat.
“Masjid harus menjadi tempat lahirnya pribadi-pribadi yang berakhlak mulia. Dari masjid tumbuh kepedulian sosial, persaudaraan, dan semangat membangun kehidupan yang damai. Jika masjid dimakmurkan, maka masyarakat pun akan memperoleh keberkahan,” ujar Nasaruddin Umar.
Fondasi Spiritual Penting di Tengah Perubahan Zaman
Menteri Agama menilai tantangan kehidupan modern tidak cukup dijawab hanya dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, masyarakat juga membutuhkan fondasi spiritual yang kokoh agar mampu menjaga integritas, toleransi, serta saling menghormati di tengah keberagaman.
Karena itu, ia mengajak umat Islam terus memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan positif yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari pendidikan keagamaan, pembinaan generasi muda, hingga kegiatan sosial.
Apresiasi Kerukunan Masyarakat Balikpapan
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin Umar juga memberikan apresiasi terhadap masyarakat Balikpapan yang dinilainya mampu menjaga kehidupan beragama secara harmonis.
Ia menyebut kerukunan yang selama ini terbangun menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah, terlebih Kalimantan Timur kini memiliki peran strategis sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Balikpapan memberikan contoh bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas akhlak masyarakatnya. Kerukunan yang terjaga adalah kekuatan besar dalam membangun Indonesia,” katanya.
Islamic Center Aktif Membina Masyarakat
Kegiatan Subuh berjamaah tersebut dihadiri jajaran Kementerian Agama Kota Balikpapan, tokoh agama, pengurus Masjid Madinatul Iman Islamic Center, serta masyarakat dari berbagai kalangan.
Selama ini, Masjid Madinatul Iman Islamic Center dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas keagamaan terbesar di Kalimantan Timur. Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini rutin menggelar kajian Islam, pendidikan Al-Qur’an, pembinaan generasi muda, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Cinta kepada Tuhan Jadi Fondasi Kehidupan
Menutup tausiahnya, Menteri Agama mengajak seluruh umat Islam menjadikan cinta kepada Allah sebagai dasar dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kecintaan kepada Allah akan melahirkan ketulusan dalam beribadah, keikhlasan membantu sesama, serta menghadirkan kedamaian di tengah masyarakat.
Melalui kunjungan tersebut, ia berharap sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat semakin kuat dalam membangun kehidupan beragama yang moderat, damai, dan penuh kasih sayang, sehingga pembangunan bangsa tidak hanya ditopang oleh kemajuan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas iman, akhlak, dan kepedulian sosial masyarakat.***
Penulis: Samsul
Editor: Donny
BACA JUGA
