Dishub Balikpapan Kembangkan CCTV Berbasis AI
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan mulai mengembangkan sistem pengawasan lalu lintas berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) melalui pemasangan kamera CCTV pintar di sejumlah titik strategis kota. Teknologi ini dirancang tidak hanya untuk memantau arus kendaraan, tetapi juga mendeteksi berbagai pelanggaran lalu lintas secara otomatis.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Fatturahman, mengatakan bahwa teknologi tersebut memiliki kemampuan yang lebih canggih dibandingkan kamera pengawas konvensional. Sistem AI mampu mengenali jenis kendaraan, membaca pelat nomor otomatis, hingga mendeteksi kendaraan yang melanggar batas kecepatan.
“Pasti berbeda dengan CCTV biasa. Sistem AI ini sudah bisa membaca kendaraan sampai jenis seven seater, kemudian membaca pelanggaran lalu lintas, kecepatan kendaraan yang tidak sesuai aturan, sampai membaca pelat nomor kendaraan,” ujar Fadli, Selasa (19/5/2026).
Menurut dia, sistem CCTV berbasis AI itu nantinya akan terintegrasi dengan Balikpapan Connectivity (Bikonek), yakni sistem pengawasan digital milik Pemerintah Kota Balikpapan yang terus dikembangkan untuk mendukung pengelolaan transportasi berbasis data dan teknologi.
Melalui integrasi tersebut, data pengawasan lalu lintas juga dapat dimanfaatkan bersama aparat kepolisian guna mendukung penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik.
“Bikonek ini sudah terintegrasi dan nantinya akan diterapkan secara penuh. Jika sistem ini sudah siap, unsur kepolisian juga akan melakukan mirroring data untuk penerapan ETLE. Sehingga dapat berjalan bersama dengan Ditlantas Polda Kaltim dan Satlantas Polresta Balikpapan,” katanya.
Tak hanya difokuskan pada penegakan hukum lalu lintas, penggunaan CCTV berbasis AI juga diarahkan untuk meningkatkan pengawasan sektor parkir. Dishub menilai teknologi tersebut dapat membantu mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir.
Titik Rawan Parkir
Sejumlah kamera pengawas telah diuji coba di titik-titik yang dinilai rawan parkir liar maupun potensi ketidaksesuaian setoran retribusi parkir.
“Kami juga sudah mencoba memasang kamera illegal parking di beberapa titik yang sering terjadi potensi kebocoran parkir. Kalau ini menjadi salah satu alat yang menjaga keamanan dan mencegah kebocoran PAD parkir. Tentu akan kami lanjutkan dan diperbanyak lagi,” ujar Fadli.
Ia menambahkan, keberadaan sistem tersebut juga diharapkan mampu membantu aparat penegak hukum. Dalam mengungkap tindak kriminal melalui pelacakan kendaraan berdasarkan data pelat nomor yang terekam kamera.
“Alhamdulillah kami sudah sering berkoordinasi dengan Polresta Balikpapan dalam membantu pengungkapan tindak kejahatan melalui Balikpapan Connectivity,” katanya.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap pengembangan CCTV berbasis AI menjadi langkah menuju sistem transportasi yang lebih modern, aman, tertib. Sekaligus memperkuat transparansi pengelolaan pendapatan daerah di tengah perkembangan kota yang semakin pesat.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).
BACA JUGA
