IDI Balikpapan Kirim Tiga Dokter ke NTT, Fokus Layani Warga di Pengungsian
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Balikpapan kembali turun tangan dalam respons kemanusiaan bencana. Tiga dokter diberangkatkan ke Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak, khususnya warga yang berada di lokasi pengungsian.
Pengiriman tim medis ini menjadi bagian dari program kerja Bidang Pengabdian kepada Masyarakat IDI Cabang Balikpapan periode kepengurusan 2025–2028 yang diketuai dr. AHM Yunus, Sp.An., dokter spesialis anestesi dari RS Pertamina Balikpapan.
Ketua IDI Cabang Balikpapan, dr. A. Sri Juliarty, M.Kes., mengatakan pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu perhatian utama organisasi. Dalam dua tahun terakhir, IDI Balikpapan secara konsisten mengirimkan dokter ke wilayah yang membutuhkan dukungan medis akibat bencana.
“Alhamdulillah, dua tahun berturut-turut IDI Cabang Balikpapan dapat melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat,” kata Sri Juliarty.
Tiga Dokter Dikirim ke Manggarai Timur
Tiga dokter yang diberangkatkan ke Manggarai Timur yakni dr. AHM Yunus, Sp.An., serta dr. Hadi Yuniarko dan dr. Faruk dari Klinik Ibnu Sina.
Untuk misi kemanusiaan kali ini, IDI Balikpapan menggandeng Klinik Ibnu Sina. Sebelumnya, tim medis IDI Balikpapan juga telah dikirim ke Aceh Tamiang untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
Sri Juliarty menjelaskan, keberangkatan tim ke NTT juga merupakan bagian dari keterlibatan IDI Balikpapan dalam respons kemanusiaan yang dikoordinasikan Pengurus Besar IDI.
Sejumlah tim dokter dari berbagai daerah dikerahkan secara bergantian untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan di wilayah terdampak.
Menurutnya, luasnya wilayah bencana membuat kebutuhan tenaga medis tidak dapat ditangani hanya oleh satu tim. Karena itu, pola pengiriman dokter secara bergantian dinilai penting agar bantuan kesehatan dapat terus menjangkau masyarakat.
Pengungsi Jadi Perhatian Utama
Sri Juliarty berharap keberadaan tiga dokter dari Balikpapan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
“Harapannya tim medis kami bisa membantu masyarakat di sana, terutama yang berada di pengungsian. Kami juga mendoakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tim dapat kembali ke Balikpapan dengan selamat,” ujarnya.
Di tengah situasi bencana, kebutuhan masyarakat tidak hanya menyangkut pangan dan tempat tinggal. Akses terhadap pelayanan kesehatan juga menjadi kebutuhan mendesak, terutama bagi warga yang harus bertahan di pengungsian.
Kondisi pengungsian dapat membuat masyarakat lebih rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan. Karena itu, kehadiran tenaga medis menjadi bagian penting dari respons kemanusiaan di tengah kondisi darurat.
Bagi IDI Balikpapan, pengabdian tersebut bukan sekadar agenda organisasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari tanggung jawab profesi dokter untuk hadir langsung ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
Melalui pengiriman tim medis ke Manggarai Timur, IDI Balikpapan menunjukkan bahwa pelayanan dokter tidak berhenti di ruang praktik maupun fasilitas kesehatan. Dalam situasi bencana, tenaga medis juga dituntut hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kondisi paling sulit.
Penulis : Samsul
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
