Pemeriksaan Ketat Pastikan Sapi Banmas Presiden di Balikpapan Aman Dikonsumsi

Proses pemotongan banmas Presiden berupa sapi di Kota Balikpapan berjalan lancar dan dagingnya layak dikonsumsi. (Foto:Inibalikpapan.com/samsul)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Proses pemotongan sapi bantuan kemasyarakatan (Banmas) Presiden Republik Indonesia di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center (BIC) berlangsung lancar dan mendapat pengawasan ketat dari tim pemeriksa kesehatan hewan, Kamis (28/5/2026).

Sapi jenis simental dengan bobot sekitar 1.050 kilogram itu dipastikan dalam kondisi sehat sejak sebelum penyembelihan hingga pemeriksaan organ dalam setelah pemotongan dilakukan.

Kabid kehewanan dan peternakan DKP3 Balikpapan drh Muhammad Bisri mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh dokter hewan dan paramedik veteriner untuk memastikan sapi kurban Presiden aman dikonsumsi masyarakat.

Menurutnya, pemeriksaan dimulai sejak hewan berada di kandang peternak di Gunung Binjai, hingga tiba di lokasi penyembelihan di Balikpapan Islamic Center.

“Pemeriksaan awal dilakukan sejak di kandang dan selama proses pemotongan berlangsung kondusif. Setelah disembelih, organ dalam seperti hati, limpa, paru-paru, dan jantung juga diperiksa,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Dari hasil pemeriksaan post mortem tersebut, seluruh organ dinyatakan dalam kondisi normal dan tidak ditemukan tanda-tanda penyakit maupun kelainan pada tubuh hewan kurban.

“Tidak ada cacing hati, tidak ada pembengkakan organ, bentuk organ normal dan sehat sehingga daging aman untuk dikonsumsi masyarakat,” jelas Bisri.

Sapi Banmas Presiden tersebut berasal dari peternak lokal Balikpapan milik Anita, warga Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur. Hewan kurban itu sebelumnya terpilih melalui proses seleksi ketat karena dinilai memenuhi standar kesehatan dan bobot yang ditetapkan pemerintah pusat.

Dukung Peternak Lokal

Sebelumnya, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyampaikan apresiasi atas bantuan kemasyarakatan Presiden yang diberikan kepada masyarakat Balikpapan pada momentum Iduladha tahun ini.

Menurut Rahmad, bantuan sapi kurban tersebut tidak hanya menjadi simbol kepedulian sosial pemerintah. Tetapi juga bentuk dukungan terhadap peternak lokal yang mampu menghasilkan ternak berkualitas.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Balikpapan karena sapi dari peternak lokal dapat terpilih sebagai bantuan Presiden,” katanya.

Pemotongan sapi kurban Presiden di Balikpapan Islamic Center juga menarik perhatian masyarakat yang hadir menyaksikan langsung proses penyembelihan. Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat melalui panitia masjid.

Momentum Iduladha 1447 Hijriah diharapkan menjadi penguat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di tengah masyarakat Kota Balikpapan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses