Pemprov Kaltim dan BI Petakan Potensi UMKM Lewat Penelitian KPJU Unggulan
SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Timur melakukan langkah strategis melalui penelitian Komoditas, Produk, dan Jenis Usaha (KPJU) unggulan.
Penelitian yang akan berlangsung selama lima bulan ini bertujuan untuk memetakan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh wilayah Kalimantan Timur secara komprehensif.
Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Bappeda Kaltim, Wahyu Gatut Purboyo, menyatakan bahwa kajian ini menjadi bagian penting dalam memperkuat strategi pembangunan ekonomi daerah.
“Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan data yang komprehensif terkait potensi unggulan UMKM, sehingga dapat menjadi landasan penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya di Samarinda, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, UMKM merupakan salah satu sektor utama penggerak ekonomi masyarakat, sehingga pemetaan yang akurat sangat diperlukan untuk mendukung pengembangan yang berkelanjutan.
Perwakilan KPw Bank Indonesia Kalimantan Timur, Abraham Wahyu Nugroho, menjelaskan bahwa penelitian KPJU dilakukan berdasarkan klasifikasi sektor ekonomi mengacu pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS).
Penelitian ini difokuskan pada sektor UMKM sebagai kelompok pelaku ekonomi terbesar di daerah, sekaligus mempertimbangkan regulasi dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2014 terkait pengembangan produk unggulan daerah.
Tim peneliti dari SEM Institut, Muhammad Arif Yunus, menambahkan bahwa kajian akan memetakan komoditas, produk, dan jenis usaha potensial untuk mengidentifikasi sektor yang memiliki prospek pengembangan lebih lanjut.
Seluruh pemangku kepentingan juga dilibatkan dalam proses penelitian agar hasil yang dihasilkan mampu memberikan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan implementatif.
Sumber : Pemprov
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
