Sensus Ekonomi 2026 Jadi Penentu Arah Wisata Balikpapan, Pelaku Usaha Diajak Buka Data Riil

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Sektor wisata dan ekonomi kreatif Balikpapan dinilai punya peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pelaku usaha diminta aktif menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 agar pemerintah memiliki data riil untuk menentukan arah pembangunan dan pengembangan industri wisata ke depan.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, C.I. Ratih Kusuma W., dalam dukungan resmi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut Ratih, data yang akurat menjadi fondasi penting bagi pemerintah untuk menyusun kebijakan yang tepat sasaran, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terus tumbuh di Balikpapan.

“Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memotret kondisi riil dunia usaha dan ekonomi masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh pelaku usaha pariwisata serta ekonomi kreatif untuk menerima petugas sensus dan memberikan data yang sesuai kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Data Wisata dan Ekraf Dinilai Penting untuk Masa Depan Balikpapan

Ratih menilai hasil sensus nantinya bisa menjadi dasar pengambilan kebijakan untuk memperkuat sektor wisata dan ekonomi kreatif di Kota Balikpapan.

Mulai dari pengembangan destinasi wisata, pemberdayaan UMKM kreatif, hingga peningkatan daya saing industri jasa disebut membutuhkan data ekonomi yang valid dan terukur.

Apalagi Balikpapan kini menjadi salah satu daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga sektor jasa, wisata, dan ekonomi kreatif diperkirakan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang.

“Data yang lengkap dan valid akan membantu pemerintah melihat potensi, tantangan, dan peluang pengembangan ekonomi daerah secara lebih terukur,” katanya.

Bukan Sekadar Pendataan

Disporapar menegaskan Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya kegiatan pendataan rutin, tetapi bagian dari strategi pembangunan ekonomi jangka panjang.

Melalui sensus tersebut, pemerintah ingin memastikan arah pembangunan ekonomi daerah lebih adaptif terhadap perubahan zaman dan tantangan global.

“Mari bersama-sama kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi mewujudkan perekonomian yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Ratih.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sendiri mengusung slogan “Sensus Ekonomi 2026: Mencatat Ekonomi Indonesia”.

Pendataan akan menjangkau seluruh sektor usaha, mulai dari usaha besar hingga pelaku UMKM dan ekonomi mikro yang tersebar di berbagai wilayah Balikpapan.

BPS Kota Balikpapan saat ini juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha agar proses pendataan berjalan lancar dan tingkat partisipasi masyarakat meningkat.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menghasilkan basis data ekonomi yang kuat untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses