Wakil Wali Kota Balikpapan: Keluarga Jadi Garda Terdepan Dampingi Anak di Era Digital
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi anak menghadapi derasnya arus informasi di media sosial dan internet. Di tengah kemudahan akses digital, orang tua dinilai menjadi garda terdepan untuk membantu anak menyaring informasi sekaligus membangun karakter.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan perlindungan anak tidak cukup hanya mengandalkan regulasi. Menurutnya, komunikasi yang terbuka di dalam keluarga, pendampingan orang tua, dan penguatan pendidikan agama menjadi fondasi utama agar anak lebih siap menghadapi berbagai pengaruh di ruang digital.
“Anak-anak sekarang hidup di lingkungan digital. Karena itu orang tua harus hadir, memberi pemahaman, dan membangun komunikasi yang baik,” ujarnya, Senin (31/8/2026).
Bagus menilai media sosial membuat anak lebih mudah mengakses berbagai jenis informasi, termasuk isu-isu yang menurutnya perlu mendapat pendampingan dari keluarga.
“Informasi yang berkaitan dengan LGBT itu sudah sangat luas melalui media sosial maupun internet. Itu tentunya menjadi tantangan kita karena bahaya dari luar cukup besar,” kata Bagus.
Menurut dia, pengawasan saja tidak cukup. Orang tua juga perlu menciptakan hubungan yang dekat agar anak merasa nyaman berdiskusi ketika menemukan informasi yang belum dipahami.
“Makanya pendidikan keluarga dan pendidikan agama harus selalu berkomunikasi. Itu salah satu cara untuk memproteksi anak-anak kita,” tambahnya.
Kolaborasi lintas OPD
Selain keluarga dan sekolah, Bagus menilai perlindungan anak juga membutuhkan kerja sama lintas organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Pendidikan, DP3AKB, hingga Dinas Kesehatan.
Pemkot Balikpapan juga membuka peluang untuk mengevaluasi kebutuhan regulasi daerah jika memang diperlukan. Namun, ia menegaskan setiap kebijakan harus tetap selaras dengan aturan yang berlaku di tingkat nasional maupun daerah.
“Saya belum mempelajari apakah dulu pernah dikeluarkan peraturan daerah atau peraturan wali kota. Kalau memang mau lebih detail dan lebih rigid, mungkin bisa dikeluarkan Perwali supaya apa yang ada di daerah ini lebih detail dan komprehensif,” jelasnya.
Bagus menambahkan, Satpol PP juga dapat berperan dalam aspek ketertiban umum sesuai kewenangannya. Meski begitu, ia kembali menekankan bahwa keluarga tetap menjadi kunci utama dalam membentuk karakter anak.
“Yang penting adalah bagaimana keluarga dan sekolah memberikan bimbingan dan tuntunan kepada anak-anak kita,” tutupnya.
Sejalan dengan visi Balikpapan sebagai kota global dalam bingkai Madinatul Iman, keluarga diharapkan tak hanya mengawasi aktivitas digital anak. Anak juga perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, nilai moral, dan komunikasi yang sehat.***
Penulis: Samsul
Editor: Rizki
BACA JUGA

